Matahari sesungguhnya selalu hadir dan ada,
Dan setiap orang terhangati olehnya.
Meskipun begitu, karena matahari tidak selamanya terlihat,
Manusia tidak mengengetahui bahwa kehangatan dan kehidupan berasal darinya.

Kamis, 05 Mei 2011

Percaya Allah tapi tidak kenal Allah

Banyak orang percaya pada Allah
Tapi aneh, mereka tidak kenal Allah

Allah tidak punya arti apa-apa kepada mereka
Allah bukan tempat rujukan dan harapan

Sebab mereka yang percaya pada Allah
Banyak yang bertawakal dan dan bersandar dengan apa yang jadi harapan mereka

Ada yang bertawakal dengan pemerintah atau partai
Jika partai tidak membela, kecewalah dia

Ada yang bersandar pada kekuatan fisiknya
Manakala fisiknya lemah atau sakit, putus asalah dia

Ada juga yang bertawakal pada harta dan usahanya
Apabila hartanya habis dan usahanya gagal, dia menderita dan gelisah hidupnya

Ada yang mengagungkan ilmunya
Jika ada yang mendebat dan melebihi ilmunya, tersinggunglah dia

Lalu bila mereka yang bertawakal kecuali dengan Allah itu sukses
Tiba sombongnya, angkuhnya tidak terkira
Banyak orang dibuat tersinggung dan terhina

Bersedekahpun dengan angkuh
Ikut majelis dzikir dan membantu pesantren pun karena ingin dikatakan saleh dan mendapat doa
Mereka beribadah mencari pahala

Pahala jadi rujukan
Dengan angkuhnya, punya kepentingan dunia dan jadikan pahala sebagai rujukan
Bisakah berharap ridha Allah turun

Mereka tak paham sifat Allah
Sedan Surga pun menolak siapapun yang di dadanya terselip keangkuhan meski seberat biji sawi.