Monday, April 16, 2012

Karena Aku Mencintai Mu




Sesuatu yang menurutmu baik untukmu, belum tentu baik menurut Allah untukmu.
Dan sesuatu yang menurutmu buruk bagimu, belum tentu buruk menurut Allah bagimu”.

“Wahai Allah, aku meminta kepada-Mu kecintaan kepada-Mu, Kecintaan kepada orang yang mencintaimu, serta aku meminta amalan yang dapat mengantarkan aku kepada cinta-Mu.”




“Karena Aku Mencintaimu”
Karena aku mencintaimu, maka aku ingin menjagamu
Karena aku mencintaimu, aku tak ingin terlalu dekat denganmu

Karena aku mencintaimu, aku tak ingin menyakitimu
Karena cintaku padamu,

Tak akan ku biarkan cermin hatimu menjadi suram
Tak akan ku biarkan telaga jiwamu menjadi keruh
Tak akan ku biarkan perisai qalbumu menjadi retak, bahkan pecah




Karena cinta ini,
Ku tak ingin mengusik ketenteraman batinmu,

Ku tak ingin mempesonakan mu,
Ku tak ingin membuatmu simpati dan kagum,

Atau pun menaruh harap padaku.
Maka biarlah……
Aku bersikap tegas padamu,

Biarlah aku seolah acuh tak memperhatikanmu,
Biarkan aku bersikap dingin,

Tidak mengapa kau tidak menyukai aku,
Bahkan membenciku sekali pun, tidak masalah bagiku….

Semua itu karena aku mencintaimu,
Demi keselamatanmu,
Demi kemuliaanmu.




Sebab…
Ada kekasih yang membuktikan cintanya dengan jutaan kalimat pujian dan rayuan….
Ada pula dengan sikap nan penuh kasih..

Tidak sedikit dengan pengorbanan yang meluluh lantakkan harga diri..
Ada pula dengan berkorban tenaga dan harta…..

Namun bagiku… Aku mecintai mu dengan menundukkan wajahku pada mu,
bukan karena ku ingin berpaling darimu,

tetapi karena ku ingin menjaga pandanganmu dari panahan iblis..
Ku mecintaimu dengan tidak melemah lembutkan suaraku padamu,
bukan karena aku ingin menyakitimu,
namun karena aku ingin menjaga hatimu dari bisikan syaitan yang menipu..
Ku mencintaimu dengan menjauh darimu,

bukan karena ku membencimu….
Namun karena ku ingin menjaga mu dari khalwat yang menjebak..

Ku mencintaimu dengan menjaga diri mu dan diriku…..
Menjaga kesucianmu dan kesucianku…..

Menjaga kehormatanmu dan kehormatanku…..
Menjaga kejernihan hatimu dan hatiku….


Cinta.. Tak mengapa saat ini kita jauh,
karena kelak Allah yang akan menyatukan kita dalam ikatan sucinya…..

Karena itu jauh lebih bererti.. Jauh lebih abadi..
Karena ku yakin… Janji Allah adalah pasti, lelaki yang baik hanya untuk wanita yang baik..
Seperti inilah ku mencintaimu….. Dengan menjaga kesucian diri, jiwa dan hatiku….

Hanya untuk ku persembahkan pd mu kelak…..
Oleh Karena itu cinta…. Jaga kesucian cintamu juga hanya untukku..

~ Ya Rabb… PadaMu ku curahkan cintaku padanya

Sumber:Akuislam.com/sedikit rubah

Sumber : http://mencintaisederhana.blogspot.com/2012/04/karena-aku-mencintai-mu.html#ixzz1sAb0WG3V

Wednesday, March 21, 2012

Cinta Langit pada Bumi


Aku, adalah sebuah tempat yang paling atap dari atap-atapnya dunia. Aku sebuah ruang dimana anak-anak melayangkan layang-layangannya. Kata para penatapku, aku adalah yang maha luas, tanpa batas, lebih lepas dari lautan lepas. Ya, aku adalah Langit.

Aku berdiri pada sebuah takhta titah Tuhan. Ia-lah yang membuatku berdiri meski aku tak punya kaki dan tak punya daratan untuk kupijaki. Dia menciptakanku dengan enam masa serta tujuh lapis. Penduduk bumi bercerita melalui burung, bahwasanya aku indah. Dan menginsiprasi banyak orang. Demikian kata burung.


Aku dilahirkan oleh-Nya ketika cinta-Nya ia turunkan. Sejak itu, aku menjadi penguasa semesta jagad. Menjadi pengatur segenap benda-benda angkasa yang kumiliki di dalam tubuhku. Mengalahkan sang matahari yang terik menyinari. Mengalahkan terangnya purnama bulan. Mengalahkan bintang yang jatuh sekalipun. Mengalahkan komet-komet yang meluncur kian kemari. Juga mengalahkan beredarnya galaksi. Akulah pemilik mereka semua, hingga akulah penguasanya. Meski aku hampa, tapi dengan kehampaanku itulah mereka—galaksi-galaksi—ada dan beredar. Coba bayangkan alam semesta ini tanpa langit, tanpa adanya ruang. Tentu takkan ada yang namanya kehidupan. Yang ada hanya padat. Misteri. Dan takkan ada imaji-imaji manusia tentang astronomi. Untung Allah yang Maha Tinggi menganugerahkan ledakan Big Bang untuk memberikan kehidupan. Memberikan kehidupan pada benda-benda angkasa dengan silih berganti bergerak, beredar, berdzikir mematuhi titah Tuhannya.

Di Bimasakti, aku banyak memiliki harta. Harta Langit, demikian ku menyebutnya. Dan mereka menggantungkan tanggung jawabnya padaku. Harta langitku itu adalah Bulan, Bintang, Matahari, Awan, Burung, Pelangi, Angin, dan hartaku yang paling indah dan kucinta adalah Bumi. Entah kenapa aku jauh lebih mencintai si planet biru ini di Bimasakti ketimbang hartaku yang lain. Mungkin karena di Bumi ada berjuta anugerah indah yang begitu menggugahku, yang membuatku tersenyum, nyengir, dan tertawa. Bumi, yang di dalamnya terdapat air, terdapat udara segar, juga Bumi terdapat pemandangan indah yang menyejukkan mataku: Laut, Gunung, Bukit, Pematang, Daratan, Sungai, Juga tumbuh-tumbuhan yang melimpah disana. Burung juga pernah bercerita padaku bahwa di bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki kedihupan. Di Bumi, kata si Burung, terdapat yang namanya Manusia. Sosok yang mungil, yang pintar, cerdas, namun kadang juga pemalas. Sang burung juga berkata bahwa di Bumi banyak yang mengagumiku...

Aku makin mencintai Bumi yang sepertiganya adalah Laut yang berwarna biru itu. Karenanya aku melindungi bumi dan seisinya dengan atmosfer-ku dari dari panas Matahari langsung yang bisa menghancurkan kelangsungan hidup Bumi yang kucinta. Saat ini panas Matahari masih bisa kutahan untuk menjaga Bumi. Aku tak tahu jika suatu saat nanti apakah aku masih bisa menjaga Bumi jika suatu saat Matahari meningkatkan panasnya. Jika Matahari meningkatkan panasnya, maka bisa-bisa atmosferku akan mati, dan tidak bisa lagi melindungi Bumi. Kuharap, akan begini terus adanya...

Aku sering memberi hadiah untuk Bumi. Ketika Allah menyuruhku untuk menurunkan rizki ke atas bumi, maka seketika itu aku menurunkan limpahan hujan untuk Bumiku. Aku menjatuhkan curahan cintaku yang kututur lewat hujan. Hujan, yang nantinya akan membahagiakan Laut dan Sungai karena kuisi dengan air Langit. Hujan, yang nantinya akan menyuburkan daratan. Membuat sang melata tersenyum. Membuat sang Tumbuhan tumbuh subur. Dan dengan hujanku juga Manusia Bumi bersyukur. Dengan hujan, kukucurkan cinta untuk Bumi.

Aku tidaklah bisa berbicara langsung kepada bumi yang kucinta, karena jarakku begitu jauh sehingga suaraku takkan mungkin terdengar. Jadi, aku hanya bisa mengaguminya. Hanya bisa mencintainya dari kejauhan. Ku tak tahu apakah Bumi juga mencintaiku. Kuharap ia juga mencintaiku.

Kadang aku menitipkan sebuah pesan cintaku melalui seorang perantara: yakni Burung, sahabatku yang paling baik. Teman kecilku yang satu ini memang baik. Kukatakan pada Burung, ”Burung, sampaikan padanya, bahwa aku mencintainya. Begitu mencintainya. Sampaikan juga salamku untuk si Daratan, Laut, untuk Air, Gunung, juga untuk Manusia-manusia di Bumi...”

Dan seketika sang Burung dengan kepakan sayapnya terbang, menyusui udaraku, merambah jantungku. Dan tibalah ia di daratan. Dan Burung sampaikan pesanku itu. Dan ketika itu, peraduan cintaku merona. Lihatlah Langit senja yang kemerah di barat! Itulah pipiku. Pipi cintaku. Yang merona...

Namun, tak selamanya aku bisa tersenyum dan merona. Ada kalanya dimana aku cemberut, sayu. Ketika sang Burung, sahabat mungilku itu tak kunjung datang kepadaku dan menitipkan pesan cinta. Burung pernah bercerita, katanya ia sudah lelah menjadi penghantar cintaku. Ia sudah lelah terbang ke Langit dan mendarat ke Bumi. Ia capek, harus mengepakkan sayap kecilnya sejauh ratusan kilometer demi menghantar pesan cintaku.

”Sorry Langit, jangan sering-sering dong nyuruh aku mengantar pesen cintamu... capek tau! Aku kan kecil. Jarak kamu dengan Bumi jaug bengeeet! Afwan ya Langit, aku nggak selamanya bisa menjadi pengentar kata cintamu. Menjadi perantaramu menuju kekasihmu...” demikian kata si Burung.

Mendengar kata si Burung, sejadinya aku menangis. Harus bagaimana lagi aku mencintaimu, Bumi??? Memaksa burung untuk menuruti perintahku sangat tak mungkin lantaran ia sahabat yang harus kumengerti keadaannya. Burung sahabat baikku. Aku tak ingin lagi membuat Burung susah gara-gara aku. ”Hik... hiks... hik...” aku menangis. Kujatuhkan gerimis. Kuharap di Bumi, Laut dan Darat bertanya seperti ini, ”Langit, kamu kenapa menangis?”

Akhirnya, aku mencari jalan lain untuk mencurahkan kerinduanku pada sang Bumi. Aku mencari sosok yang bisa diandalkan untuk mengantar pesan cintaku kepada Bumi. Sosok yang tidak akan menyusahkan dirinya bila kuminta pertolongan padanya. Lantas, pilihanku itu jatuh pada sang Angin. Tentu Angin takkan keberatan membawa kata cintaku untuk Bumi. Karena tentu takkan sulit baginya meniupkan kata cinta ke telinga Maha Indah Cintaku, Bumi. Alhamdulillah, Angin pun tidak keberatan ketika kuminta ia sebagai pengganti sang Burung.


Hari ini, Angin langsung membawa pesan cinta yang kuberi untuk Bumi. Dan dengan hembusannya, sang angin dengan mudah membisikkan kata cinta untuk Bumiku. Ya, Angin menghembuskan kata cintaku...

”Duhai Daratan dan Laut... sang Langit mencintaimu... dia akan selalu menjagamu, melindungimu, apapun yang terjadi... janganlah kau sedih karena Langit akan terus bersamamu. Cakrawalanya akan menaungi indahmu. Dan sore nanti, lihatlah di baratmu! Langit akan tersenyum dan merona untukmu. Untukmu duhai Bumi...” bisik Angin.

Usai Angin membisikkan kata cinta itu, aku pun tersenyum. Dan aku kembali merona. Indah dunia rasanya. Damai dalam dada. Aku ingin mencintainya... selamanya...

Namun ada penyesalan pada akhirnya. Karena baru kuketahui ternyata Angin adalah sosok yang tak bisa menjaga rahasianya. Rupanya ia bawel. Ia dengan mudah berhembus bercerita kepada saudaraku si Awan bahwa aku mencintai Bumi. Lantas kemudian si Angin bercerita lagi kepada sang Pelangi, kepada sang Udara, kepada sang Senja, kepada sang Waktu juga, bahwa aku mencintai Bumi. Jadilah akhirnya hari itu aku menjadi gosip paling hangat di jagad Bimasakti.

Hari berganti hari. Hingga akhirnya sampailah berita itu ke telinga sang Bintang dan sang Bulan. Inilah yang paling kutakutkan. Karena kutahu Bintang dan Bulan juga mencintaiku, mencintai Langit. Kutakut mereka berdua akan marah padaku. Sesungguhnya aku tak ingin membuat Bulan dan Bintang menangis karena aku mencintai yang lain...



Suatu hari Bulan mandatangiku, dan berkata,

”Langit... Langit kok gitu sih? Padahal Bulan kan cinta mati ama Langit... kenapa Langit malah milih Bumi, Ngit? Kenapa? Apa kurang teduh cahaya yang Bulan kasih di setiap malam? Apa kurang senyum Bulan untuk Langit ketika Bulan sedang sabit? Apa salah Bulan, Langit? Apa Hik.. hik...”

Bulan menjelaskan padaku berulang kali. Dengan tangisnya ia luapkan isi hatinya. Ia benar-benar cinta mai rupanya padaku. Tapi ya bagaimana, aku tak mencintainya. Akhirnya yang bisa kuberi pada Bulan adalah sebuah sekaan untuk tangisnya. Ku lap tangis sang Bulan, sahabatku. Dan lantas kupeluk ia,

”Duhai Bulan... Bulan yang Langit sayang. Maafkan Langitmu ya... maafkan jika Langitmu ini selalu seakan memberi harapan untukmu. Ketahuilah, itu adalah wujud cintaku untuk sahabatku. Bulanku, jangan bersedih ya... Bulan selalu ada kok di hati langit. Selalu ada. Garis tangan tergambar, Langit nggak bisa menentang-Nya. Langit lebih mencintai saudara Bulan, yakni Bumi. Sekarang yang tegar ya... maafi Langit! Maaf... untuk semua kesalahan Langit. Jangan nangis lagi. Jangan ngambek. Inilah takdir Allah, Bulan. Tapi Langit akan tetap menyayangi Bulan sebagai sahabat langit yang paling indah...”

Demikian yang kukatakan pada sang Bulan. Kulapaskan pelukanku. Dan kulihat cerah wajahnya, wajah ketegaran sang Bulan. Satu yang paling kusuka dari Bulan ialah, senyumnya... senyum ketegarannya...





Malam pun tiba. Aku membentangkan selimut hitam di cakrawalaku. Bulan masih enggan untuk bersanding denganku, katanya ia ingin menyendiri dulu. Namun lain dengan Bintang, malam ini bintang hadir dengan kilaunya yang bertabur di sisi-sisi gelapku. Aku tersenyum atas keindahan sang bintang-gemintang malam ini. Namun aku langsung dihadapkan pada ucapan Bintang yang membuatku tersentak,

”Bintang benci Langit!” ucap bintang keras dengan nada ngambek.
”Kenapa?” jawabku.
”Pokoknya Bintang benci!!!” lanjutnya.
Aku terdiam.
”Langit udah menghianati cinta Bintang selama ini. Tahukah Langit, Bintang ini cinta ama Langit. Dalam diam Bintang, Bintang mencintai sepenuh hati. Dan Bintang berharap Langit menjadi pendamping Bintang. Apa kurang kesetiaan Bintang selama ini menemani Langit di setiap malam? Apa kurang cahaya Bintang ini, Ngit? Sakit banget Ngit rasanya hati Bintang. Sekarang rasanya percuma. Percuma kasih dan sayang dan pengorbanan Bintang untuk Langit selama ini. Langit bohong! Langit selalu nyakiti hati Bintang. Bintang benci Langit...” terang Bintang menjejaliku dengan kata-kata itu.
”Bukan begitu Bintang...” aku mencoba menjelaskan, namun Bintang kembali memborong kata-kataku.
”Apanya yang bukan begitu? Langit mau minta maap? Nggak ada guna! Bintang sudah sakit! Ternyata Langit lebih memilih Bumi yang nggak pernah memberi apa-apa untuk Langit. Langit itu bego banget sih. Apa hebatnya Bumi??? Ha?” nanar dan kasar. Aku mulai sedikit kesal dikatakan Bintang bodoh. Dia juga menghina Bumiku.
”Jaga mulut Bintang ya... nggak sopan!” ucapku.
”Kenapa? Mau apa? Apa peduli Langit? Bintang udah mencintai Langit adanya. Tapi apa? Apa Langit mencintai Bintang?”
”Wallahu ’alam...”jawabku sekenanya. Kesal.
”Baiklah. Bintang nggak kan pernah lagi mencintai Langit. Bintang nggak kan maafin Langit. Bintang bersumpah. Bintang benci Langit selamanya! Tunggu aja, akan Bintang balas sakit ini. Tunggu dendam Bintang, Ngit!”



Ternyata, Bintang kini telah membenciku adanya. Ia benar-menar murka padaku. Ia marah. Ia lantas memerintahkan saudaranya, sang Matahari—Bintang yang yang paling terang di Bimasakti—untuk menghancurkan Bumiku dengan panasnya. Tentu saja, Matahari menuruti perintah Bintang, karena Matahari kan juga adalah Bintang.

Oh, tidak. Ini petaka untuk kekasihku. Bumiku bisa mati terbakar. Bintang memang kejam. Ia ingin membunuh kekasihku...



Sang Matahari dari hari ke hari makin meningkatkan pijar-nya yang begitu cerah. Kontan aku langsung melindungi, seperti janjiku, selamanya aku akan melindungi sang Bumi yang kucinta. Agar panas matahari tak bisa membakar Bumi, kutingkatkan kandungan zat dalam atmosferku yang melingkupi Bumi, Ozon, Nitrogen, Helium, dan lain sebagainya. Namun Matahari tanpa ampun terus mengeluarkan panas yang membara. Aku rela. Aku rela membakar diriku untuk Bumi. Demi Bumiku, aku rela mengorbankan diriku. ”Ya Allah, beri aku kekuatan... kekuatan untuk terus melindungi, mencintai, dan menjaga kekasihku Bumi.” doaku.

Hari demi hari. Terus kulindungi Bumi. Matahari tak henti berpijar membakar seantero mayapada. Aku terus bertahan. Dan dari Bumi, terlihat aku berwarna biru. Karena penghamburan cahaya matahari yang begitu sengat, lantas menempa awan, kemudian terbias olehku dan menciptakan spektrum warna biru. Seperti hukum yang dikemukakan John F Tyndall. Ya, yang tadinya aku tak berwarna, sekarang aku berwarna biru karena sinar Matahari tegak menyengat. Kudengar melalui Angin, bahwa di Bumi, Laut berkata...

”Langit, aku juga mencintaimu. Aku kagum dengan warnamu. Semakin hari warnamu semakin biru. Seperti warna Lautku. Teruslah mencintai Bumi. Dan aku juga mencintaimu…” Laut menghembuskan kata cintanya ke relung Langitku.

Bumi agaknya bahagia dengan aku yang kini memiliki warna. Tapi mereka tidak tahu aku berwarna biru karena cinta. Aku menjadi biru karena bertahan atas nama cinta. Aku tak ingin Bumi tahu bahwa biruku ini karena melindunginya dari Matahari. Biarlah Allah saja yang tahu pengorbanan cintaku. Biarlah aku sakit demi kekasihku tersenyum melihatku indah, melihatku biru, melihatku memesona. Meskipun ia tidak tahu bahwa aku disini tersiksa, menahan panas yang niscaya bisa membunuhku...

Dalam hati aku berkata,

”Selagi kau lihat aku masih biru, maka selagi itu pulalah cintaku masih bersemi untukmu. Selagi dapat kau lihat warnaku, maka selagi itu pulalah aku mencintaimu. Duhai Bumi... kalaupun nanti aku mati, cintaku..., kekal untukmu... abadi selamanya...”

Epilog:




”Bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Hasyr : 24)

”Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hadid : 4)

Begitu banyak ayat Allah yang menyebutkan Langit dan Bumi secara bersama. Banyak ayat yang menyandingkan Langit dan Bumi antar satu ayat. Inilah, garis tangan cinta yang Allah gambarkan dalam Al-Qur’an. Langit dan Bumi.



Jika kita ingin melihat cinta Langit dan Bumi, maka suatu hari pergilah ke suatu bukit yang tinggi, atau pergilah ke sebuah pantai atau demaga pelabuhan. Tunggulah waktu senja tiba. Maka senja akan bertutur kepadamu tentang cinta mereka di ufuk barat. Kan kau lihat titik temu antara Daratan dan Langit, disitu mereka mengadu cinta. Kan kau lihat juga di Laut, di penghujung titik mata memandang, di titik itulah, Laut dan Langit memadu cinta. Biru mereka bertemu. Sang bayu menjadi saksi peraduan cinta itu. Dan perlahan gurat merona menyembul di pipi Langit. Pipi cinta. Dan ketika itu Burung tertawa...

Apakah secara fisik Langit itu ada? Tentu tidak! Langit itu tak ada, ia bersemayam tanpa batas. Ya, warna birunya lah yang membuat kita menyebutnya Langit. Warna birunya lah yang membuat ia ”ada”. Dan warna biru Langit ada karena cinta. Karena cinta yang dengan tulus, dengan penuh pengorbanan ia berikan untuk Bumi. So, jadilah seperti Langit!

”Biarlah aku merasakan derita ini. Sampai kapanpun aku akan terus mencintaimu wahai Bumi... aku ingin melihat kau tersenyum menatap indahnya biruku...”

* * * * *

Oleh Putra arliansyah
Dahulu kala Langit itu bukan Biru...

Tuesday, February 7, 2012

Mode Servis TV China



TDA9384PS/N2/31FM-OSD 
Memory 24C08
  • Tekan berurutan CLOCK,P.M,TIMER(DISP)
  • Tekan 0 - 9 untuk memilih MENU
TDA9350PS/N1/2K0172
TDA9350PS/N1/2K0223 TELRA TDA9350S2
TDA9380PS/N1/1L0231
TDA9353PS/N1/2I0269
TDA9350PS/N2/2I0851
TDA9350PS/N1/2L0296 TELRA W3A
TDA9353PS/N1/2L0297 TELRA_W3_A
TDA9350PS/N1/2S0296 TELRA W3A
TDA9350PS/N1/2S0510 TELRA_T3_A
TDA9353PS/N1/2S0511 TELRA_T3_A
TDA9350PS/N1/2S0512 TELRA_T3_D
TDA9350PS/N1/2S0546
TDA9353PS/N1/2S0596 TELRA_T3_E
TDA9353PS/N2/2I0869 TELTRA T4C
TDA9351PS/N2/2I0927 TELRA T4
TDA9353PS/N2/2I1186 TELRA_T5_E
TDA9351PS/N2/2I1192 TELRA_T5_W
TDA9353PS/N1/3S0342 TELRA W4 C
TDA9360PS/N1/4S0415 TELRA A2
TDA9360PS/N1/4S0430

  • Untuk masuk mode SERVICE tekan tombol SUB PAGE di remote sambil tekan pada TV VOL.-
Chassis UOC -TDA9381(C312)
  • Tekan tombol MENU dan tekan kode 8500. Di sudut kiri atas ada simbol M.
  • Tombol angka 0 ... 9 memilih MENU yang diinginkan

NTDA9381C38ND NOM8370-B-16NB
NTDA93412NC

  • Tekan MENU - tampilan menu gambar dan masukkan kode 6 4 8 3 - tampilan M.
  • Untuk mode pabrik keluar dan kembali ke STBY mendorong normal satu waktu.
  • Dalam mode pabrik {"M" mode) ada sepuluh menu sepenuhnya. Menu 1 Menu 4 dapat dipilih secara langsung tetapi menu 5 Menu 0 harus memilih dengan langkah-langkah: CALL tekan, untuk memanggil "M", tekan LOCK, kemudian tekan sembarang tombol satu numerik 5-0.
  • Misalnya, untuk pilih Menu 7, Anda harus menekan CALL dan LOCK bergantian, lalu tekan 7.
Chassis UOC-TDA9384
  • Tekan CALL, MUTE dan TEKAN 980 kode. Di sudut kiri atas ada simbol M.
Chassis HAIER
TDA9370PS/N2/AI0961

24C08
  • Tekan tombol QV menahan sekitar 4 detik dan kemudian tekan tombol pada Menu1 RC. 
  • Tekan tombol pada unit UJI RC untuk digunakan pabrik.
The "TEST" akan ditampilkan pada layar. Tekan tombol digital, (Mkey) dan sesuai tampilan di layar akan muncul.
Beberapa waktu "PASSWORD" tampilan di layar akan muncul, Anda perlu untuk memasukkan 828.

LC86332A-51C7
  • 1. Tekan lubang yg sudah tersedia di remote
  • 2. Tekan MENU  8 6 3 3.
LC86332B - 52Z6, 53L1 
  • 1. Tekan lubang yg sudah tersedia di remote
  • 2. Tekan MENU 8 6 3 3 atau 6 4 8 3.
LC863532A-57P1 -57Z0 
Dua cara memasuki mode service
  • 1.Tekan tombol tersembunyi yang terletak di atas GAME. Jika tombol yang tersembunyi yang hilang, dengan membuka panel kontrol, menemukan penutup dua kontak yang menyebabkan Menu SERVICE. Standar matriks, 8x4, Biasanya masuk BUS tekan  P + P-STBY dan 9,5,Sleep
  • 2. Mengklik tiga kali tombol MENU untuk masuk ke halaman Pengaturan. Tekan P + atau P- pilih PENYAMBUNGAN baris. Dial kode "2483." TV  masuk dalam MENU PAGE. Aktifkan tombol menu halaman HALAMAN tekan MUTE, Nonaktifkan Vertikal - TV / AV. Untuk memasukkan menu layanan 3 atau lebih tinggi, Anda harus mengatur PAGE OPSI 1.
LC863328A 5W63, 52E5, 56C9 / LC863320A-5R76 
  • Tekan RECALL sekali, tekan VOL- di Panel sambil tahan tekan kembali RECALL

Chassis 502 LC863532 - 54D5, 54H7, 5Z00, 50S8, 50S9, 52Y7
Dua cara memasuki mode service
  • 1. Colok di remot lubang yang disediakan
  • 2.Atur volume 0, tekan MENU  6 5 6 8.
Chassis 3Y11/3Y01/4Y01 LC863324A-5S68
  • MENU 2X RECALL, QVIEW,MUTE
UСom ST6-ELAME2
  • Klik tombol : SKIP, VOL-, FINE TUNE
Chassis 3S10 ST92185BN4B1/PBI - 3S10B-ENG/RUSS W/O
Ada dua cara untuk memasuki modus layanan:
  • 1) Tekan tombol tersembunyi dan terletak sebelah kanan tombol MENU
  • 2) Tekan tombol pada urutan MENU tahan AV ANAL
Menekan OK akan masuk kelompok pilihan.
Untuk IAC 2000 kode: 1124, dengan MENU = MENU, AV = AV, ANAL = CHIFT + B, OK = MUTE, PP = CHIFT + OK.
Untuk keluar dari menu layanan yang Anda harus klik dari TV atau PP.

Chassis PT90
ST92195C7B1/MIF
ST92195C7B1/PFT

  • Nyalakan TV Anda.
  • Pilih FITUR MENU.
  • Dial kode 1923
TMP87CM38N -2A55, -3GG3 
  • Atur volume = 0, tekan VOL- di TV dan tahan sambil menekan CALL/DISPLY. Layar akan menampilkan simbol D. Ini adalah mode S layanan yang sederhana, yang tersedia untuk modus layanan dari menu 0, 1 dan 2. Untuk memasukkan modus layanan diperpanjang ke modus S, tekan SISTEM. Layar akan menampilkan simbol D.
MCL437F, TMP87CK38N-1A72 
  • Tekan tombol MUTE pada remote control dilepaskan, tekan MUTE lagi dan tahan sambil tekan MENU di TV.
  • Layar akan menampilkan simbol D. Ini adalah modus layanan sederhana S. Untuk memasukkan modus layanan diperpanjang ke modus S, ulangi operasi. Layar akan menampilkan simbol D.
TMP87PS38N-M13VR2V1 
  • Tekan VOL - TV hingga 0 dan tahan sambil tekan DISPLAY di remote.
  • Layar akan menampilkan simbol D. Ini adalah modus layanan sederhana S. Untuk memasukkan modus layanan diperpanjang ke modus S, ulangi operasi. Layar akan menampilkan simbol D.
  • Transisi antara dua kelompok melalui menu DISPLAY. Pemilihan pilihan dan membuat penentuan P +, P-, V + dan V-.
TMP87CM38N-3GN5, TMP87CK38N-2B46, Chassis TB1238 
Untuk masuk ke modus layanan melalui prosedur berikut:
  • Tekan untuk pengenalan dua digit -/-- nomor saluran dan program 12.
  • Setelah transisi, pilih program 38.
  • Saluran 38 Tombol MENU kedua menu dengan POS.LOCK
  • Tekan MUTE. Tanda pertama bahwa segala sesuatu dilakukan dengan benar akan ada indikasi muting. 
  • Masukkan password 1 2 3 8. TV akan masuk ke modus layanan dan layar menampilkan M. simbol

(Model terbaru dari masuk ke service mode untuk beberapa versi dari prosesor telah disederhanakan untuk sebuah standar untuk Changhong - pada volume nol.)

CHANGHONG
Chassis CN-12C1, [CN-ER]
CH04T1221-50L9 (CH04T1222, CH04T1228)

  • Mengatur tingkat volume 0.
  • Tekan MUTE pada remote control, tahan, klik VIDEO TV.
  • Mengatur TV dengan tombol MENU SELECT pada remote control.
  • Tekan tombol (ME) pada remote control untuk keluar dari modus Layanan.
TCL
  • Vol 0 Tekan dan tahan Vol - di TV sambil tekan Disply di Remot
TCL Chassis M11 (M37221M4-322SP)
  • Pada panel secara bersamaan harus menekan tombol DISPLAY dan VSM.
  • PENGGUNAAN tombol menu (atas, bawah, kiri dan kanan) untuk menyesuaikan pengaturan menu layanan.
  • Tekan DISPLAY untuk menyimpan pengaturan dan keluar dari modus Service.
Chassis 5N11
STV5348/T-A5 S3C8849X15-AQB7 (S3P8849XZZ-AQB9)
24C08
IC Video: NN5198 (NN5099)

  • Posisi standby tekan dan tahan VOL + VOL- pada panel TV

Friday, January 20, 2012

Analisa Kerusakan bagian Defleksi Horisontal



Bookmark and Share

Dokumen ini kami susun dari berbagai sumber dan dari hasil pengalaman kerja pribadi sebagai bengkel service, trainer kursus service radio-tv dan pengalaman bekerja pada sebuah perusahaan elektronik yang pernah mempunyai kerja sama dengan perusahaan Jepang, Korea dan China sebagai manager service station, sebagai manager teknik departemen customer service pusat dalam mengelola dan menyediakan (sumber daya manusia) teknisi. Didedikasikan untuk para teknisi televisi maupun mereka yang lagi belajar. Tujuannya adalah agar dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam teknik reparasi TV.


Daftar isi :

1. Memahami cara kerja bagian Defleksi Horisontal. 


  • 1.01     Fungsi bagian Defleksi Horisontal
  • 1.02     VCO (Voltage Controlled Oscillator)
  • 1.03     Horisontal Countdown (Pembagi Frekwensi)
  • 1.04     PH1 atau AFC1
  • 1.06     PH2 atau AFC2
  • 1.05     Horisontal driver 1.06 Bagian Horisontal Output
  • 1.06.1  Transistor HOT (Horisontal Output Transistor)
  • 1.06.2  Kapasitor Resonan
  • 1.06.3  Diode Damper
  • 1.06.4  Kumparan Horisontal Linear
  • 1.06.5  Kapasitor "S"
  • 1.06.6  Sirkit anti cacat cross-hatch
  • 1.06.7  Kumparan Def Yoke

2. Pembangkit tegangan tinggi Flyback
  • 2.01 Pulsa horisontal retrace untuk membangkitkan tegangan tinggi.
  • 2.02 Keuntungan memperoleh tegangan tinggi pada sirkit defleksi horisontal  
  • 2.03 Tahanan internal tegangan tinggi flyback  
  • 2.04 Pulsa dari flyback untuk sirkit bagian lain
3. Memahami cara kerja sirkit koreksi EW



4. Macam-macam kerusakan pada bagian Defleksi Horisontal 

  • 4.01     Tidak ada suply tegangan B+ ke transistor HOT
  • 4.02     Cara memeriksa jika bagian defleksi horisontal sudah bekerja
  • 4.03     Bagian defleksi horisontal tidak kerja sama sekali.
  • 4.03.1  Osilator pada IC Jungel belum bekerja
  • 4.03.2  Kerusakan pada bagian horisontal driver
  • 4.03.3  Transistor HOT rusak
  • 4.03.4  Flyback rusak
  • 4.03.5  Kumparan def yoke rusak
  • 4.04     Tidak ada tegangan suply pada pin-H Vcc IC Jungel
  • 4.05     Bagian defleksi horisontal hidup sebentar terus mati.
  • 4.05.1  X-ray protektor aktip bekerja  
  • 4.05.2  Over Current Protektor aktp bekerja
  • 4.05.3  Kerusakan pada bagian horisontal driver.
  • 4.06    Transistor HOT langsung rusak ketika TV dihidupkan
  • 4.07     Menghindari transistor HOT rusak berulang saat melacak kerusakan  
  • 4.08     Transistor HOT panas sehingga TV rusak berulang setelah dipakai beberapa lama
  • 4.09     Gambar tidak sinkron atau roboh
  • 4.10     Gambar nampak sedikit bergeser kekiri sehingga timbul blok hitam pada bagian kanan layar
  • 4.11     Timbul gangguan ada beberapa blok hitam vertikal pada back-ground raster bagian kiri layar
  • 4.12     Timbul gangguan jembret yang berbentuk garis-garis putih atau hitam pendek jika menampilkan gambar yang kontras
  • 4.13     Raster menyempit tidak penuh pada kiri-kanan layar
  • 4.14     Raster berbentuk seperti trapezium  
  • 4.15     Raster atau gambar mengembang (blooming)  
  • 4.16     Raster atau gambar kembang kempis (breathing)  
  • 4.17     Timbul gangguan garis-garis kecil pada bagian pinggir kiri-kanan raster  
  • 4.18     Gambar melipat tegak lurus ditengah layar (timbul gangguan garis putih tegak urus dibagian tengah layar)
  • 4.19    Raster hanya berupa satu garis tegak lurus ditengah layar.
  • 4.20    Cacat horisontal linear, gambar pundak penyiar nampak tidak simetri.  
  • 4.21    Cacat pin-cushion, gambar tampak melengkung pada kedua sisi kiri-kanan layar.  
  • 4.22    Tegangan B+ drops.  
  • 4.23    Membedakan penyebab tegangan B+ drops karena problem bagian horisontal atau karena problem bagian power suply.  
  • 4.24    Kerusakan def yoke 
  • 4.25    Apakah def yoke rusak dapat diperbaiki
  • 4.26    Akibat jika def yoke diganti tidak sesuai orisonil-nya


=======================================================================




1. Memahami cara kerja bagian Defleksi Horisontal. 




1.01 Fungsi utama bagian defleksi horisontal adalah membangkitkan tegangan yang berbentuk pulsa-pulsa untuk diumpankan ke kumparan defleksi horisontal. Arus yang melalui kumparan defleksi berbentuk gigi gergaji dan digunakan untuk mengendalikan sinar elektron tabung gambar agar melakukan penyapuan (scanning) dari bagian kiri kearah bagian kanan layar. Tegangan pulsa-pulsa horisontal diumpankan langsung dari kolektor transistor HOT (Horisontal Output Transistor) ke kumparan def yoke. 

Fungsi kedua adalah membangkitkan tegangan tinggi untuk anode tabung gambar. Setelah selesai melakukan penyapuan gambar 1 garis horisontal dari kiri ke bagian kanan layar maka sinar elektron dengan cepat dikembali lagi ke bagian kiri layar untuk memulai lagi penyapuan 1 garis horisontal selanjutnya. Pulsa yang mengendalikan agar sinar elektron kembali lagi dengan cepat ke bagian kiri layar dinamakan "pulsa horisontal retrace" yang dimanfaatkan untuk membangkitkan tegangan tinggi dengan memasang tranfo pada bagian horisontal output. Oleh karena itu tranfo dinamakan flyback (istilah lainnya adalah HVT atau FBT)Dengan kata lain flyback sebagai pembangkit tegangan tinggi sifatnya hanya nunut saja pada sirkit defleksi horisontal.


Sirkit defleksi horisontal TV modern terdiri dari bagian-bagian : 

  • VCO (Voltage Controlled Oscillator)
  • Horisontal Count-down ( Pembagi Frekwensi )
  • PH1 atau AFC1  
  • PH2 atau AFC2  
  • Horisontal Driver
  • Horisontal Output
  • Kumparan Defleksi Horisontal ( Def yoke )
Sirkit VCO, Horisontal Count-down, PH1 dan PH2 pada TV modern berada dalam kemasan IC besar yang dinamakan IC Jungel bersama dengan bagian lain seperti Vertikal osilator, Video/Chroma, Video IF dan SoundIF.


1.02 VCO (Voltage Controlled Oscillator) merupakan osilator pembangkit frekwensi tinggi dimana besar frekwensinya dapat dikendalikan oleh suatu tegangan. Berbagai macam IC Jungel mempunyai sistim kerja yang sedikit berbeda pada bagian VCO. Pada TV model lama frekwensi osilator diperoleh dengan menggunakan eksternal keramik resonator yang mempunyai frekwensi 500Khz atau sirkit RC (Resistor-Capacitor). Pada model-model baru eksternal resonator semacam ini sudah tidak digunakan lagi dan frekwensi osilator menggunakan referensi dari osilator yang juga digunakan untuk bagian pemroses warna.

1.03  Frekwensi yang dihasilkan VCO masih sangat tinggi dan oleh Horisontal Countdown akan diturunkan dengan cara dibagi-bagi sehingga diperoleh frekwensi horisontal (atau line frekwensi). Besarnya keluaran frekwensi horisontal secara otomatis akan mengikuti sistim sinyal video yang diterima. Jika terima sistim PAL frekwensi horisontal adalah 15.625 Hz dan jika terima sistim NTSC frekwensinya adalah 15.750 Hz. 

1.04  IC Eropa umumnya menggunakan istilah PH1(Phase Horizontal) dan IC Jepang menggunakan istilah AFC1(Automatic Frekwency Control). Sirkit inilah yang membuat frekwensi horisontal otomatis menyesuaikan dengan sinyal video yang diterima dan menstabilkan "frekwensi" horisontal. Frekwensi horisontal yang tidak stabil atau berubah-ubah akan menyebabkan gambar nampak terkoyak-koyak atau roboh.  

Bagian ini bekerja dengan cara membandingkan frekwensi sinyal horisontal dengan frekwensi sinyal sinkronisasi horisontal. Kalau kedua frekwensi tidak sama, maka frekwensi VCO akan dikoreksi oleh PH1 sehingga keluaran frekwensi horisontal menjadi sama dengan frekwensinya sinyal sinkronisasi horisontal.


1.05  PH2 atau AFC2 berfungsi untuk menstabilkan "phase" dari frekwensi horisontal. Phase frekwensi horisontal yang tidak stabil akan menyebabkan gambar yang nampak tetap utuh tetapi tidak stabil "bergeser-geser kearah kiri-kanan" layar. 
Bagian ini bekerja dengan cara membandingkan phase keluaran frekwensi horisontal dengan phase pulsa flyback (FBP) yang berasal dari pin-AFC tranfo flyback. Jika kedua pulsa tersebut phasenya tidak sama, maka akan dikoreksi oleh PH1 agar phase menjadi stabil. Sirkit ajusment Horisontal Shift berhubungan dengan bagian ini


1.06 Horisontal driver berfungsi untuk memperkuat sinyal frekwensi horisontal dari IC Jungel sebelum diumpankan ke bagian horisontal output. Sebagai penghubung (kopel) bagian Horisontal Driver dengan bagian Horisontal Output umumnya digunakan sebuah tranfo sebagai matching impedansi (penyesuai impedansi) dengan tujuan untuk mendapatkan efisiensi kopel secara maksimum. Peranan horisontal driver cukup kritis, karena  
  • Idealnya pada saat ON resistansi antara kolektor dengan emitor adalah nol. Jika drive kurang akan menyebabkan transistor HOT tidak sepenuhnya "on", tetapi masih mempunyai resistansi yang dapat menyebabkan transistor HOT panas.
  • Sebaliknya kalau drive over akan menyebabkan "storage time" atau waktu yang dibutuhkan untuk kembali dari kondisi ON ke kondisi OFF transistor menjadi lebih lama. Akibatnya periode "on time" transistor HOT menjadi lebih lama, sehingga dapat pula menyebabkan transistor HOT panas.

1.07  Bagian horisontal output merupakan bagian yang paling sulit dipahami. Bentuk tegangan yang melalui masing-masing komponen berbeda satu sama lain. Tetapi secara garis besar dapat dijelaskan fungsi masing-masing part yang ada sebagai berikiut. 


1.07.1 Transistor HOT (Horizontal Output Transistor) berfungsi untuk menyediakan power yang cukup agar mampu menghasilkan tegangan pulsa-pulsa kekumparan defleksi horisontal. Transistor HOT umumnya mendapat suply tegangan B+ yang besarnya sekitar DC 100 hingga 150v.   

Transistor HOT sebenarnya bukan berlaku sebagai sebuah penguat atau amplifier, tetapi berlaku sebagai "switch on-off" yang dikemudikan oleh pulsa horisontal driver. Pada saat periode "on" maka kolektor-emitor akan terhubung sepenuhnya dimana idealnya resistansinya adalah "nol". Tetapi karena resistansi ideal ini tidak mungkin, maka kolektor-emitor masih mempunyai resistansi yang kecil yang menyebabkan transistor menjadi panas, sehingga transistor HOT perlu dipasang pada pendingin. 


Trafo flyback dilalui arus yang berbentuk pulsa-pulsa yang mengakibatkan timbulnya tegangan induksi yang cukup tinggi kurang lebih 1500v. Tegangan ini akan diterima oleh kolektor-emitor transistor HOT, oleh karena itu minimal transistor HOT harus mempunyai tegangan kerja kolektor-emitor 1500v.


1.07.2 Dinamakan kapasitor resonan karena kapasitor ini membentuk semacam sirkit resonansi paralel bersama dengan kumparan flyback dan def yoke. Kapasitor resonan (nama lainnya adalah kapasitor retrace timing, kapasitor safety, kapasitor snubber) umumnya mempunyai tegangan kerja 1600v dan dipasang pada kolektor HOT dengan ground.  

Nilai resonan cukup kritis karena mempunyai pengaruh terhadap lamanya periode "on" transistor HOT, geometrik lebar raster dan tegangan tinggi yang dihasilkan flyback. 

Jika kapasitor ini nilainya berubah mengecil akan menyebabkan raster menyempit kiri-kanan dan semua tegangan keluaran flyback naik bertambah. 

Jika kapasitor resonan sampai lepas solderannya atau nilainya mengecil maka akan menyebabkan tegangan induksi pada kolektor naik lipat beberapa kali sehingga dapat merusak transistor HOT. Pada kasus tertentu tegangan yang naik ini mungkin dapat merusak tabung gambar seperti adanya keluar loncatan api atau leher tabung gambar retak dan patah pada bagaian yang ada didalam def yoke. TV yang mempunyai sirkit protektor X-ray otomatis akan mati protek jika tegangan tinggi flyback naik tidak normal, sehingga dapat dicegah terjadinya kerusakan transistor atau tabung gambar. 

Jika nilai kapasitor resonan diganti dengan nilai yang lebih besar maka akibatnya tegangan tinggi akan turun dan raster akan semakin melebar secara horisontal.

1.07.3 Secara internal didalam transistor HOT terdapat diode yang dinamakan Diode Damper yang dipasang antara kolektor-emitor. Karena adanya tranfo flyback pada sirkit transistor HOT maka hal ini memicu terjadinya osilasi yang menghasilkan tegangan bolak-balik dimana tegangan ini akan diterima oleh kolektor-emitor transistor HOT. Jika tanpa diode damper akibatnya transistor HOT kadang akan mendapat tegangan dengan polaritas terbalik (kolektor mendapat tegangan minus dan emitor mendapat tegangan plus). Tentu hal ini akan menyebabkan transistor rusak. 

Diode damper berfungsi untuk meredam osilasi. Pada saat emitor mendapat tegangan (+) dan kolektor mendapat tegangan (-), maka tegangan ini akan disimpangkan agar melalui diode damper. Pada TV model lama (kuno) transistor HOT belum menggunakan internal diode damper dan tambahan diode damper dipasang diluar transistor. 


1.07.4  Karena karakteristik kumparan def yoke yang tidak murni induktif tetapi juga mempunyai karakteristik resistif, maka hal ini menimbulkan cacat yang dinamakan "cacat horisontal linear". Cacat menyebabkan gambar pada bagian pinggir kanan layar terkompresi,sehingga jika menampilkan gambar seorang penyiar pundak kiri-kanan nampak tidak simetris. Cacat ini akan nampak lebih jelas jika gambar menampilkan gambar patern kotak-kotak Sebuah kumparan yang dinamakan Kumparan Horisontal Linear (H Lin) dipasang secara seri dengan kumparan def yoke berfungsi untuk memperbaiki cacat ini. Pemasangan polaritas kumparan tidak boleh terbalik, dan untuk menghindari kesalahan pemasangan maka pada bodi kumparan dan pada pcb umumnya diberi tanda tertentu. 


1.07.5 Akibat bentuk dimensi layar tabung gambar yang jaraknya terhadap penembak elektron tidak merata, hal ini menyebabkan cacat yang dinamakan "cacat S". Hal ini disebabkan karena kecepatan penyapuan elektron secara horisontal pada bagian kiri dan bagian kanan layar relatip lebih cepat dibanding dengan pada saat dibagian tengah layar. Hal ini menyebabkan gambar pada bagian kiri dan bagian kanan layar sedikit melebar dibanding dengan bagian tengah layar. Berbeda dengan cacat horisontal linear yang berpengaruh hanya pada salah satu sisi, maka cacat "S" berpengaruh pada kedua sisi kiri kanan layar. Cacat ini nampak lebih jelas jika menampilkan gambar patern kotak-kotak. 

Sebuah kapasitor yang dinamakan kapasitor "S" dipakai untuk memperbaiki cacat ini dan umumnya mempunyai tegangan kerja 200v. Kapasitor ini nilainya cukup kritis oleh karena itu kalau mengganti harus menggunakan dengan nilai yang sama.
  • Jika kapasitor "S" nilainya dirubah lebih kecil maka akan mengakibatkan gambar bagian pinggir kiri dan bagian pinggir kanan layar akan seperti dikompres.
  • Sedangkan jika nilai kapasitor "S" dirubah lebih besar maka akan mengakibatkan gambar bagian pinggir kiri dan bagian pinggir kanan layar akan seperti direnggangkan

1.07.6  Cacat "cross-hatch" hanya nampak jelas jika gambar menampilkan gambar patern cross-hatch (gambar patern kotak-kotak) hitam putih,  Akan nampak garis bengkok-bengkok seperti cacing pada setiap persilangan garis vertikal-horisontal. Pada bagian sirkit horisontal-out dipasang sirkit "kink correction" untuk menghilangkan gangguan cacat ini. Sirkit terdiri dari sebuah diode, sebuah elko kecil tegangan tinggi dengan nilai 0.5uF/160v dan sebuah resistor yang dipasang secara paralel dengan kapasitor "S". Kerusakan pada salah satu part pada bagian ini tidak akan nampak atau mengganggu jika TV menampilkan gambar biasa.

1.07.7 Kumparan def yoke horisontal dipasang pada leher tabung gambar berfungsi untuk mengendalikan sinar elektron agar melakukan penyapuan secara horisontal dari bagian kiri ke bagian kanan layar. Kumparan defleksi horisontal mempunyai  sepasang kumparan yang dipasang dibagian atas dan dibagian bawah leher tabung gambar yang umumnya disambung secara paralel.

2. Pembangkit tegangan tinggi Flyback 

2.01 Pulsa horisontal digunakan untuk mengendalikan agar sinar elektron melakukan penyapuan gambar 1 garis horisontal dari bagian kiri layar ke bagian kanan. Kemudian dengan kecepatan tinggi pulsa horisontal akan mengembalikan sinar elektron kebagian kiri layar untuk memulai mengulang penyapuan 1 garis horisontal lagi. Pulsa pengembalian sinar elektron agar kembali ke bagian kiri layar ini dinamakan "pulsa horisontal retrace". Pulsa-pulsa inilah yang dimanfaatkan untuk membangkitkan tegangan tinggi anode dengan cara memasang sebuah tranfo pada bagian horisontal output. Oleh karena itu tranfo ini dinamakan tranfo flyback. 

Arus horisontal retrace yang berubah dengan sangat cepat pada bagian primer flyback akan menginduksikan tegangan tinggi pada sekunder sekitar 20 hingga 30Kv dan disearahkan menggunakan diode tegangan tinggi. 


VR atau potensio sebagai pembagi tegangan tinggi dipasang didalam bodi flyback guna mendapatkan tegangan tinggi untuk Fokus sekitar 6Kv dan tegangan Screen sekitar 500V. 

Kecuali itu flyback juga digunakan untuk menghasilkan tegangan-tegangan rendah lainnya seperti untuk bagian vertikal, heater dan video drive. 

TV Sony yang menggunakan tabung Trinitron membutuhkan tegangan screen sekitar 400 ~ 800v. Tegangan screen bukan diperoleh dari tranfo flyback, tetapi diperoleh dengan cara menyearahkan pulsa-pulsa horisontal dengan cara memasang sebuah diode pada Kolektor transistor HOT.

2.03 Tegangan tinggi flyback disearahkan menggunakan deretan diode yang diseri, sehingga mengakibatkan mempunyai resistansi internal yang relatip tinggi. Perubahan arus yang kecil dapat mengakibatkan tegangan tinggi drops. Jika teganan tinggi drops akan menyebabkan sinar elektron kecepatannya menurun dan lebih mudah dibengkokkan oleh def yoke, sehingga akibatnya raster akan mengembang arah horisontal dan vertikal (blooming).

Jika kontras atau britnes gambar berubah-ubah dapat menimbulan raster kembang-kempis (breathing). Pada TV yang sederhana untuk mengkoreksi cacat breathing biasanya dipasang sebuah resistor power pada jalur B+ . Jika kontras atau britnes gambar bertambah akibatnya arus B+ akan bertambah dan mengakibatkan tegangan drops pada resistor bertambah besar (tegangan drops V = I x R). Akibatnya tegangan ke horisontal output akan drops dan defleksi horisontal juga drops sehingga raster tidak jadi mengembang. TV layar besar biasanya memakai sirkit anti breathing dengan menggunakan pin-EHT input yang terdapat pada IC Jungel. Pulsa dari flyback dihubungkan ke pin-EHT dan dihubungkan dengan bagian koreksi EW yang akan otomastis mengendalikan Hor-size dan Vert-size

2.04 Pulsa-pulsa dari tranfo flyback diberikan ke sirkit bagian lain dengan fungsi untuk : 
2.02 Besarnya frekwensi pulsa horisontal adalah sekitar 15 Khz. Keuntungan dengan penggunaan  frekwensi tinggi untuk membangkitkan tegangan tinggi ialah bahwa jumlah lilitan tranfo untuk menaikkan tegangan yang dibutuhkan relatip tidak sebanyak jika dibanding menggunakan tranfo konvensionil yang dipakai pada listrik ac dengan frekwensi 50Hz. Jika untuk menghasilkan tegangan tinggi menggunakan trafo seperti yang digunakan pada power suply, tentu akan lebih banyak membutuhkan gulungan, memakan tempat, dan berat. Karena bekerja pada frekwensi tinggi, maka inti tranfo flyback menggunakan bahan dari ferit

  • Pulsa diberikan ke IC Mikrokontrol sebagai pulsa Hor Sync, dimana bersama pulsa Vert Sync dari bagian vertikal-out dipakai untuk keperluan pembangkit karakter OSD (On Screen Display). Jika pulsa ini terputus maka akan menyebabkan OSD tidak muncul.
  • Pulsa diberikan ke IC Jungel /Video Chroma berfungsi untuk pulsa blangking, pembangkit sinyal sand-castle, pemroses warna dan sebagai pulsa untuk PH2. Jika pulsa ini terputus dapat menyebabkan raster gelap, gambar sedikit bergeser kekiri sehingga nampak ada blok hitam pada bagian kanan layar.
  • Pada beberapa model TV pulsa dari flyback dipakai untuk sinkronisasi ke bagian SMPS (Switch Mode Power Supply). Berfungsi untuk menghilangkan gangguan frekwensi SMPS terhadap gambar. Jika pulsa ini terputus dapat menyebabkan problem seperti, power suply ngerik, power suply tidak kerja, back ground gambar ada gangguan seperti serat kayu.


3. Memahami cara kerja sirkit Koreksi EW (Pin Cushion) 

Pada TV tabung gambar layar besar atau layar flat, masalah yang dihadapi adalah cacat raster yang melengkung pada kiri-kanan layar sehingga raster berbentuk seperti gambar bantal. Istilah lainnya adalah cacat "pin-cushion" atau "EW". Hal ini disebabkan karena perbedaan geometri jarak yang tidak merata antara elemen penembak elektron RGB ke seluruh permukaan layar. Bagian sudut-sudut pojok layar mempunyai jarak yang paling jauh dibanding dengan bagaian tengah layar. Akibatnya defleksi horisontal pada bagian sudut-sudut layar lebih lebar dibanding pada bagian tengah layar. Cacat bantal dikoreksi menggunakan sirkit Koreksi EW atau Pin Cushion

Sirkit Koreksi EW terdiri dari : 

  • Sirkit pembentuk "pulsa vertikal parabola", yaitu sirkit yang menghasilkan pulsa-pulsa berbentuk parabola dengan frekwensi vertkal (sistim PAL 50Hz). Sikit ini mendapat input sinyal dari bagian vertikal-output
  • Pin Amplifier, merupakan sebuah transistor power yang berfungsi untuk memperkuat sinyal vertikal parabola, digunakan untuk mendrive "Split Diode Modulator".
  • Split Diode Modulator terdiri dari 2 buah diode yang dipasang pada kolektor transistor HOT. Tegangan pulsa vertikal parabola diinjeksikan  ke bagian ini yang akan berpengaruh terhadap tegangan suply untuk transistor horisontal output yang akan mengendalikan  besar kecilnya defleksi horisontal.
Pada TV model lama mempunyai 2 macam adjustment geometri yang masih menggunakan VR, yaitu 

  • Sebuah VR untuk mengatur besar kecilnya lengkung parabola yang akan mempengaruhi bentuk kelengkungan bagian kiri-kanan agar menjadi lurus (EW)
  • Dan sebuah lainnya untuk mengatur tegangan dc basis transistor Pin-Amplifier yang akan berpengaruh terhadap lebar sisi kiri-kanan layar ( H size ).
Pada TV model-model baru ajustment geometri dilakukan melalui Service Mode dengan menggunakan remote. Disini ada beberapa macam adjustment. Pada TV yang lengkap mempunyai adjustment seperti dibawah. Ajustment harus dilakukan menggunakan patern gambar kotak-kotak (cross-hatch).

  • Pin Amplifier, untuk mengatur kelengkungan garis pada bagian pinggir kiri-kanan garis agar menjadi lurus
  • Hor Size, untuk mengatur lebar kiri-kanan raster
  • Upper pin, untuk mengatur cacat garis bengkok pada bagian pojok kiri-kanan atas layar
  • Lower pin, untuk mengatur cacat garis bengkok pada bagian pojok kiri-kanan bawah layar
  • Hor Shift, untuk mengatur center gambar secara horisontal
  • TILT atau Trapesium untuk mengatur cacat raster yang berbentuk trapesium agar menjadi bujur sangkar.
  • Hor Bow, untuk mengatur cacat garis pada bagian tengah layar yang melengkung agar menjadi garis lurus
  • Hor Angel, untuk mengatur cacat garis lurus pada bagian tengah yang miring layar agar menjadi tegak lurus.


4. Macam-macam kerusakan pada bagian Defleksi Horisontal



4.01 Tidak ada tegangan B+ pada kolektor transistor HOT dapat disebabkan antara lain karena :

  • Transistor HOT kolektor-emitor short.
  • Diode penyearah tegangan B+ short dari tranfo SMPS short.
  • Power suply (SMPS) tidak kerja.
  • Beberapa model TV menggunskan sirkit dimana tegangan B+ rendah pada saat stand by. Tegangan B+ baru akan naik menjadi normal jika mikrokontrol telah di-on-kan. Kerusakan bagian mikrokontrol atau sirkit pendukungnya dapat menyebabkan tegangan B+ tidak mau naik ke normal.
  • Sirkit suply tegangan B+ menggunakan transistor atau relay sebagai "pemutus on-off" yang dikendalikan oleh bagian mikrokontrol melalui kontrol pin "power on-off". Kerusakan mungkin disebabkan pada sirkit ini.
  • Kerusakan bagian mikrokontrol (kontrol power-on belum kerja).


4.02 Untuk mengetahui apakah bagian defleksi horisontal sudah bekerja, dapat dilakukan pemeriksaan atau pengamatan visual antara lain seperti :

  • Diukur ada tegangan heater ada tegangan sekitar 5v ac. Nilai ini bukan nilai sebenarnya sebab avo-meter biasa tidak cocok untuk mengukur tegangan ac dengan frekwensi tinggi. Jika diukur dengan VTVM yang dapat dugunakan untuk mengkur teganagan frekwensi tinggi, nilai sebenarnya tegangan heater adalah 6.8v ac
  • Secara visual heater nampak menyala.
  • Diukur ada tegangan screen.
  • Di cek ada sisa muatan tegangan tinggi pada anode tabung gambar.


4.03 Diperiksa sudah ada tegangan B+ pada kolektor transistor HOT. Maka jika bagian defeleksi horisontal belum kerja sama sekali dapat disebabkan karena (4.03.1 ~ 4.03.5) :



4.03.1 Osilator horisontal pada IC Jungel belum bekerja. Tergantung dari desain sistim kerja IC Jungel maka osilator horisontal belum bekerja kerja dapat disebabkan antara lain oleh :

  • Tegangan suply pada pin-H.Vcc tidak ada atau kurang dari spesikasinya. Kebanyakan IC Jungel mempunyai tegangan kerja pada pin-Hvcc sebesar 8v (baca 4.04.6)
  • (TV model lama) Keramik resonator 500khz rusak
  • Beberapa tipe IC Jungel ada yang menggunakan resistor pull up (yang dihungkan ke jalur suply plus) pada bagian outputnya ( misal TDA8366, TDA8842). Jika resistor putus maka basis transistor driver tidak mendapat tegangan bias.
  • Jalur hubungan pulsa SDA-SCL antara IC Mikrokontrol dengan IC Jungel putus atau jalur yang ada yang short disebabkan kerusakan pada part lain.
  • IC mikrokontrol posisi belum "on" atau belum bekerja. Beberapa tipe IC jungel osilator horisontal sudah dapat langsung bekerja jika ada suply Hvcc tanpa menghidupkan mikrokontrol dulu atau mikrokontrol rusak. Tetapi ada beberapa tipe yang belum mau bekerja walaupun sudah ada tegangan suply Hvcc sebelum mikrokontrol mau "on" (contoh adalah TDA8842)
  • X-ray protektor dipasang untuk mematikan osilator horisontal jika tegangan flyback over. TV model lama X-ray protektor aktip bekerja dengan menshort ke ground tegangan H.Vcc. Ada kerusakan salah satu part pada sirkit X-ray protektor dapat menyebabkan ada tegangan pemicu X-ray protektor bekerja.
  • Beberapa IC Jungel model lama kadang mempunyai pin-Xray input (misal TA8690, TA8659). Normal pin X-ray tegangannya adalah nol. Jika pada pin-Xray input diukur ada tegangan (walaupun kecil)  maka osilator tidak mau bekerja.


4.03.2 Kerusakan pada bagian horisontal driver yang dapat disebabkan karena : 


  • Tidak ada suply tegangan ke kolektor.
  • Kadang dijumpai tegangan kolektor nol, tetapi jika transistor driver dilepas tegangan kolektor ada. Ini bukan kerusakan bagian driver. Problem disebabkan pada IC Jungel yang menyebabkan tegangan basis transistor over. Dapat disebabkan karena IC Jungel rusak atau horisontal osilator belum bekerja.
  • Tidak ada tegangan pada basis transistor driver. Hal ini dapat disebabkan osilator horisontal belum bekerja, jalur ada yang putus, atau resistor pull-up pada pin hor-out IC Jungel rusak.
  • Pada model TV tertentu kadang pada jalur basis transistor driver dipasang semacam transistor protektor yang disambungkan ke bagian vertikal-out, dimana kolektor-emitor transistor protektor ini akan men-short-kan ke ground tegangan basis jika ada problem pada bagian vertikal. Coba open dahulu transistor ini.
  • Walaupun jarang terjadi kadang disebabkan tranfo horisontal driver rusak
  • Transistor driver rusak.
Untuk mengetahui bahwa osilator horisontal dan driver horisontal keduanya sudah bekerja dapat dilakukan dengan cara mengukur tegangan pada bagian sekunder tranfo driver. Umunya kalau diukur ada tegangan sekitar 2v AC., jika basis transistor HOT diopen.





4.03.3  Kerusakan transistor HOT dimana umumnya kolektor-emitornya short, sehingga menyebabkan jalur B+ short ke ground. Tetapi kadang transistor HOT rusak karena basis-emitornya yang short. Mengganti transistor HOT sebaiknya menggunakan nomor part yang sama untuk menjamin keawetan pemakaian. Mengganti transistor HOT dengan nomor part berbeda memang dapat dilakukan, hanya kadangkala dapat menimbulkan problem seperti over OVP (Over Current Protector) aktip bekerja, raster tidak penuh kiri-kanan, atau tidak tahan lama. 

Untuk menghindari kerusakan berulang atau pesawat kembali rusak setelah dipakai beberapa hari atau minggu. Sebelum mengganti transistor HOT yang rusak, maka sebaiknya dilakukanlah pemeriksaan hal-hal yang mungkin dapat menyebabkan transistor ini rusak :

  • Cek tegangan B+ apakah normal
  • Periksa solderan pada kapasitor resonan
  • Periksa elko pada suply kumparan primer tranfo horisontal driver, mungkin kering
  • (Kalau perlu) Periksa def yoke.


4.03.4 Kerusakan tranfo flyback dapat ditunjukkan dengan tanda-tanda antara lain :


  • Transistor HOT rusak short, dan jika diganti baru akan rusak lagi
  • Bodi flyback ada bagian yang mengelembung, warna berubah, ada lubang kecil yang kadang keluar semacam lelehan.
  • Resistor pada sirkit bagian ABL ada yang terbakar
  • Kapasitor (200v) pada pin-ABL flyback short
  • Keluar loncatan api dari bagian tertentu atau antar kaki pin-pinnya.
  • Tegangan tinggi anode, fokus, screen tidak keluar, tetapi tegangan rendah lainnya keluar.
  • Jika diukur dengan ohm meter( dengan x 1K) ada kebocoran antara anode cap dengan kaki ground flybak.
  • Jika diukur dengan ohm meter ada hubungan antara kumparan primer dengan sekunder.


4.03.5 Kerusakan Def Yoke ditandai antara lain dengan :

  • Tegangan B+ drops dan kadang disertai suara huming dari speaker. Jika konektor def yoke dilepas maka bagian horisontal atau tegangan B+ akan langsung bekerja dengan normal. Jangan menghidupkan TV terlalu lama tanpa def yoke karena dapat menyebabkan phospor tabung layar terbakar pada titik tengah layar. Kecilkan VR screen sebelum mencoba hal ini.
  • Transistor HOT rusak. Jika diganti akan rusak lagi.
  • Raster nampak berbentuk seperti trapesiumd. Lepas kumparan def yoke.
  • Keluar asap.
  • Jika def yoke dilepas secara visual nampak ada bagian yang terbakar. Melepas def yoke hati-hati jangan sampai merubah posisi adjustment magnet konvergen yang ada dibelakangnya. Dan ketika memasang kembali magnet konvergen pasang pada posisi seperti semula.


4.04.6 Sirkit suply tegangan H-Vccke IC Jungel ada berbagai macam sistim, sehingga ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan tidak ada tegangan suply H-Vcc.


  • Tegangan diberikan dari dari suply B+ melalui resistor puluhan kilo ohm.
  • Tegangan diberikan dari tegangan rendah melalui resistor ratusan ohm
  • Suply menggunakan sirkit transistor pemutus yang dikendalaikan oleh bagian mikrokontrol, sehingga mikrokontrol yang belum on atau sirkit pemutus yang rusak menyebabkan suply H-Vcc tidak ada.
  • IC jungel rusak dimana pin H-Vcc IC Jungle short. Jika pin H-Vcc IC Jungel diopen maka tegangan ada.
  • Pada TV model lama kadang dipasang sebuah transistor X-ray protektor pada jalur H-Vcc. Keruskan pada transistor X-ray protektor akan menyebabkan H-Vcc di-short-kan ke ground.


4.05 Bagian defleksi horisontal hidup tetapi sebentar kemudian terus mati. Problem semacam ini dapat disebabkan antara lain karena ( 4.05.1 ~ 4.05.3) :


4.05.1 X-ray protektor pada TV model lama umumnya akan mematikan osilator horisontal jika tegangan tinggi anode over. Problem kemungkinan dapat disebabkan karena :


  • Kapasitor resonan 1600v pada kolektor transistor HOT nilainya berubah mengecil
  • Tegangan B+ over
  • Kerusakan part pada sirkit X-ray protektor, misalnya ada diode zener bocor atau ada transistornya yang bocor.
Tanpa skematik diagram kadang sulit mencari lokasi X-ray protektor. Kita dapat melacak mencari lokasi sirkit X-ray dengan cara sebagai berikut :

  • Open semua pin pada flyback kecuali pin-B+ dan pin-Kolektor.
  • Hidupkan TV dan biasanya protek sudah tidak akan aktip bekerja.
  • Solder kembali pin yang telah di open satu persatu bergantian dengan dicoba hidupkan setiap kali habis menyambung salah satu pin yang telah diopen.
  • Jika protektor bekerja, maka sirkit X-ray berhubungan dengan pin yang baru saja disambung kembali tersebut.

4.05.2 OVP aktip bekerja jika arus B+ yang over. Kerusakan mungkin dapat disebabkan karena : 

  • Kumparan def yoke rusak
  • Flyback rusak
  • Beban flyback berat, disebabkan karena sirkit yang mengambil suply dari flyback ada yang rusak.
  • sirkit OVP sendiri ada yang part yang rusak.


4.05.3 Kerusakan pada bagian horisontal driver umumnya disebabkan karena :


  • Transistor mau rusak sehingga kadang mau bekerja pada saat masih dingin,
  • Suply untuk tegangan kolektor putus.
  • Kadang tegangan kolektor nol, tetapi jika transistor driver diopen tegangan ada. Kerusakan bukan pada bagian horisontal driver, tetapi pada bagian osilator horisontal
  • Walaupun jarang terjadi kadang tranfo horisontal driver rusak.


4.06 Ketika TV dihidupkan transistor HOT langsung rusak sebelum kita sempat melakukan pengukuran. Kemungkinan dapat disebabkan karena :
  • Kapasitor resonan pada kolektor HOT yang mempunyai tegangan kerja 1600v nilainya berubah mengecil atau solderan lepas. Hal ini menyebabkan terjadinya tegangan induksi yang sangat tinggi pada tranfo flyback yang menyebabkan transistor rusak. Nilai kapasitor ini cukup kritis oleh karena itu ganti dengan nilai yang sama.
  • Kumparan horisontal Def yoke rusak terbakar atau short
  • Flyback rusak pada bagian gulungan primer antara pin-B+ dengan pin-kolektor short. 
  • Tabung gambar rusak (biasanya ada loncatan api didaamnya).
  • Tegangan B+ over
  • (TV lama) Kerusakan pada keramik resonator 500KHz yang menyebabkan frekwensi osilator berubah menjadi tinggi. Biasanya disertai suara ngencrit sebelum rusak.
  • Kerusakan pada sirkit PH1 (AFC1) seperti resistor, kapasitor atau IC Jungel.


4.07 Menjumpai transistor HOT rusak secara berulang pada saat melakukan perbaikan TV, maka dapat dilakukan langkah-langkah percobaan sebagai berikut untuk mencegah kerusakan tersebut :

  • Sediakan lampu 100w/220v 2 buah yang disambung paralel.
  • Masing-masing beri sambungan kabel sepanjang kurang lebih 30cm pada kedua ujungnya dengan cara disolder.
  • Putus jalur hubungan antara pin-flyback yang ke kolektor transistor HOT.
  • Pasang kedua lampu antara pin-flyback dengan kolektor transistor HOT secara paralel.
  • Hidupkan TV.
  • Jika lampu menyala terang berarti masih ada kerusakan pada bagian lain yang dapat menyebabkan transistor HOT rusak.
  • Jika nyala lampu sudah redup berarti kerusakan telah teratasi dan kembalikan sirkit seperti semula.


4.08 Transistor HOT panas atau transistor dalam jangka pendek rusak berulang setelah diambil konsumen. 


Penyebab kerusakan transistor HOT dapat dikategorikan sebagai berikut :
  • Sinyal drive yang kurang sehingga menyebabkan under-drive. Umumnya disebabkan karena elko kering pada suply Vcc tranfo horisoantal drive. Tegangan suply yang drops pada horisontal oslator maupun horisontal drive juga dapat menyebabkan masalah ini.
  • Sinyal drive kurang karena suply Vcc kedua tidak kerja (baca...)
  • Sinyal drive yang over. Dapat disebabkan tegangan suply pada horisontal osilator atau horisontal drive yang over. Biasanya karena ada part seperti resistor yang diganti dengan nilai yang berbeda. 
  • Sinyal drive yang over dapat juga disebabkan karena tegangan Hvcc pada ic jungel over. Dapat disebabkan karena kerusakan regulator atau ada resistor yang diganti dengan nilai yang tidak sama.
  • Arus kolektor over disebabkan karena beban yang over. Mungkin disebabkan karena def yoke, flyback, bagian vertikal out ada masalah.
  • Tegangan kolektor over. Dapat disebabkan karena kapasitor resonan nilai mengecil, tegangan power suply  kadang berubah naik.
  • Transistor yang dipasang tidak asli atau tidak cocok. 
  • Pemasangan HOT dengan pendingin kurang baik.
  • Ada solderan kurang bagus pada bagian horisontal output, part bagian filter PH1 (AFC1).
  • (TV lama) Bagian osilator kadang frekwensinya berubah, misalnya keramik resonator 500Khz yang akan rusak.
Catatan :

  • Flyaback yang bersuara dapat menunjukkan bahwa frekwensi horisontal tidak normal. Dalam hal ini kalau TV dihidupkan terlalu lama kadang dapat mengakibatkan transistor HOT rusak.
  • Beberapa model TV baru kadang salah dalam desainnya sehingga transistor HOT sering rusak. Dalam hal ini maka perlu dicari informasi modifikasi yang diperlukan.
  • Kadang listrik yang sering hidup mati, pindah chanel, memasang video in pada saat TV dalam keadaan hidup, ada sinyal dari handphone terlalu dekat dapat menimbulkan triger yang dapat merusak transistor HOT.



4.09 Kerusakan gambar tidak sinkron secara horisontal dapat disebabkan karena :

  • Kerusakan part-part pada bagian filter PH1 atau AFC1 dari IC Jungel atau ada solderan kurang baik pada bagian tersebut.
  • (TV lama) Kerusakan x-tal 500Khz resonator eksternal.
  • Kerusakan X-tal warna pada TV yang sudah tidak menggunakan eksternal resonator. Problem seperti ini kadang disertai dengan gejala warna sering hilang.
  • Kadang IC Jungel mempunyai jalur input sendiri untuk sinyal sinronisasi. Jika jalur sinyal ini terputus maka akan menyebabkan gambar tidak sinkron vertikal mauoun horisontal.
  • IC jungel yang rusak
  • EEPROM data korup



4.10 Gambar nampak sedikit bergeser kekiri sehingga timbul blok hitam pada bagian kanan layar. Problem seperti ini dapat disebabkan karena :

  • Paling sering disebabakan kerusakan part atau solderan yang menyebabkan jalur sinyal pulsa horisontal (FBP) dari pin-AFC flyback ke IC Jungel terputus atau short ke ground.
  • Kerusakan part pada filter PH2 atau AFC2
  • IC Jungel rusak


4.11 Timbul gangguan ada beberapa blok hitam vertikal pada back-ground gambar pada bagian kiri layar. Hal ini disebabkan adanya gangguan osilasi pada bentuk pulsa horisontal. Problem dapat disebabkan karena :

  • Elko pada suply tegangan B+ dekat pin-tranfo flyback kering.
  • Elko pada suply tranfo horisontal driver kering.
  • Resistor yang diseri dengan kapasitor yang terletak pada kolektor tranfo horisontal drive rusak atau solderan lepas.
  • Pada jalur suply tegangan B+ ke flyback kadang dipasang sebuah kumparan. Jika kumparan ini di jumper atau short dapat juga menyebabkan timbulnya gangguan ini.
  • Tranfo flyback domodifikasi atau diganti lain tipe.


4.12 Timbul gangguan jembret yang berbentuk garis-garis putih atau hitam pendek pada gambar yang kontras. Gangguan akan nampak jelas jika gambar mempunyai kontras yang tinggi. Dan akan nampak lebih jelas jika gambar menampilkan tulisan teks atau OSD. 

  • Dapat disebabkan karena kapasitor elko yang terdapat pada jalur tegangan B+ dekat tranfo flybak kering.


4.13 Raster menyempit tidak penuh pada bagian kiri-kanan layar. Problem dapat disebabkan karena :


  • Kapasitor resonan 1600v pada kolektor transistor HOT nilainya sedikit menurun. Dapat dikoreksi dengan mencoba menambah memasang kapasitor dengan nilai antara 102 hingga 502 dengan tegangan 1600v secara paralel dengan kapasitor resonan.
  • Ajustment tegangan B+ kurang.
  • Pada TV yang mempunyai sirkit Koreksi EW mungkin disebabkan karena kesalahan adjustment Horisontal-Size.


4.14 Raster mengecil kiri-kanan maupun atas bawah sehingga berbentuk seperti trapesium. Umunya kumparan defleksi terdiri dari 2 buah kumparan yang kebanyakan disambung secara paralel. Jika salah satu kumparan sedikit short akan menyebabkan terjadinya problem ini. Untuk memastikan apakah terjadi short pada salah satu kumparan def yoke horisontal, maka dapat dilakukan :

  • Lepas dan pisahkan dahulu solderan salah satu ujung sambungan paralel ke 2 kumparan def yoke.
  • Masing-masing kumparan diukur resistansinya (sebaiknya menggunakan meter digital). Jika diukur kedua kumparan ini resistansinya berbeda, berarti yang mempunyai resistansi lebih kecil ada bagian yang short.


4.15 Raster mengembang (blooming) diakibatkan karena kecepatan sinar elektron berkurang sehingga mudah dibelokkan oleh def yoke, dimana problem ini dapat disebabkan karena :


  • Flyback rusak. Kerusakan pada diode penyearah yang ada didalam tranfo flyback.
  • Tegangan heater kurang, yang dapat karena solderan kurang baik, konektor CRT soket kurang kontak, atau ada resistor heater yang molor nilainya.
  • Emisi katode tabung gambar lemah.


4.16 Raster kembang kempis (breathing). Untuk TV kualitas bawah adalah normal jika gambar nampak sedikit kembang kempis jika kontras atau britnes gambar berubah-ubah. Pada TV yang sederhana untuk mengkoreksi cacat breathing biasanya dipasang sebuah resistor power pada jalur B+ . Jika kontras atau britnes gambar bertambah akibatnya arus B+ akan bertambah dan mengakibatkan tegangan drops pada resistor bertambah besar (tegangan drops V = I x R). Akibatnya tegangan yang masuk ke horisontal output akan drops pula dan defleksi horisontal juga drops sehingga raster tidak jadi mengembang. 


Pada TV layar besar biasanya dipasang sirkit anti breathing menggunakan pin-EHT input yang terdapat pada IC Jungel. Pulsa dari flyback dihubungkan ke pin-EHT dan dihubungkan dengan bagian koreksi EW yang akan otomastis mengendalikan Hor-size dan Vert-size. Disini pin-EHT juga difungsikan sebagai input X-ray protektor. Protektor akan aktip bekerja jika pulsa dari flyback over.


Problem kembang kempis dapat disebabkan :


  • Tergangan B+ problem, kerusakan pada bagian power suply. 
  • Tranfo flyback rusak pada bagian tegangan tinggi.
  • Transistor HOT yang dipasang tidak cocok
  • Problem pada sirkit EHT input atau pada sirkit Koreksi EW
  • Untuk mengurangi problem kembang kempis, maka dapat dilakukan dengan cara mengurangi level britnes dan kontras gambar.


4.17 Timbul gangguan garis-garis kecil pada bagian pinggir kiri-kanan layar. Problem kadang disertai dengan timbulnya suara berisik dari tranfo flyback. 

  • Kerusakan dapat disebabkan dari bagian filter PH1 atau AFC1 atau dari IC jungel yang kerjanya tidak normal.


4.18 Gambar melipat tegak lurus dibagian tengah layar. Atau timbul gangguan garis putih tegak lurus dibagian tengah layar. Problem dapat disebabkan karena :

  • Karakteristik transistor HOT berubah sehingga faktor penguatan menurun.
  • Kualitas Transistor HOT yang dipasang sebagai pengganti tidak baik, atau karakteristiknya tidak sama.
  • Problem pada sirkit bagian Horisontal driver sehingga HOT under drive.


4.19 Raster hanya berupa satu garis tegak lurus ditengah layar. Problem dapat disebabkan karena :

  • Konektor def yoke horisontal kendor atau hubungan ada yang putus
  • Kapasitor "S" rusak open. Ganti dengan nilai yang sama karena mempunyai pengaruh terhadap geometri gambar.


4.20 Cacat horisonal linear. Cacat ini menyebabkan bagian kanan layar gambar terkompresi. Gejala akan nampak jelas jika sedang menampilkan close up seorang penyiar dimana pundak kiri-kanan pemyiar nampak tidak simetri. Problem dapat disebabkan karena :

  • Coil horisontal linear terbakar.
  • Pemasangan coil horisontal linear terbalik polaritasnya.
  • Def Yoke diganti bukan aslinya.


4.21 Cacat pin-cushion, gambar tampak melengkung pada kedua sisi kiri-kanan layar. Problem dapat disebabkan karena :


  • Adjustment Parabola atau Pin-Amplifier pada EW geometri
  • Sirkit-Pin Cushion atau Koreksi EW ada part yang rusak atau jalur putus. Yang paling sering terjadi adalah kerusakan resistor atau transistor power pada Pin-driver amplifier.


4.22 Tegangan B+ drops. Pada saat bagian horisontal belum bekerja tegangan B+ normal, tetapi pada saat bagian horisontal bekerja tegangan B+ drops. Tegangan B+ drops dapat disebabkan karena problem pada bagian horisontal output, tetapi dapat juga disebabkan karena problem pada bagian power suply. Pada TV yang diperlengkai protektor OVP (over current protector) akan menyebabkan TV mati protek. 


Problem pada bagian horisontal output yang dapat menyebabkan tegangan B+ drops antara lain adalah :

  • Kumparan def yoke rusak ada yang sedikit short
  • Kumparan flyback rusak ada yang sedikit short
  • Diode penyearah yang ada disekitar flyback ada yang short
  • Beban flyback over yang dapat disebabkan karena IC Vertikal Out short misalnya.


4.23 Membedakan penyebab tegangan B+ drops karena problem bagian horisontal atau karena problem bagian power suply. Dapat dilakukan dengan mengganti sementara beban B+ dengan lampu dop :

  • Sediakan 2 buah lampu dop 100w/220v dan masing-masing diberi kabel untuk penyambungan dengan panjang kurang lebih 30cm
  • Lepas sementara hubungan transistor HOT
  • Pasang kedua buah lampu secara paralel antra jalur B+ dengan ground sebagai beban pengganti transistor HOT.
  • Hidupkan power suply.
  • Jika tegangan B+ drops berarti bagin power suply yang problem.
  • Jika tegangan B+ normal berarti yang problem bagian horisontal.


4.24 Kerusakan kumparan def yoke disebabkan bagiaan tertentu kawat email ada yang terluka sehingga memicu terjadinya loncatan api antar kawat gulungan. Loncatan api ini lama kelamaan dapat menyebabkan gulungan disekitarnya ikut terbakar. Kerusakan umumnya disebakan karena adanya sejenis lem yang telah kering pada def yoke yang sifatnya berubah menjadi korosif dan merusak lapisan email. 
Kadang pada malam hari terjadi pengembunan pada kaca tabung gambar sehingga didalam def yoke menjadi basah. Hal ini juga dapat memicu terjadinya kerusakan def yoke. 


Jika kerusakan def yoke ringan maka biasanya menyebabkan raster nampak seperti trapesium. Tetapi keruskan parah dapat menyebabkan def yoke keluar api dan berasap, tegangan B+ drops atau transistor HOT rusak. 






4.25 Pengalaman kami Def yoke yang terbakar pada bagian horisontal kadang masih dapat diperbaiki bila yang terbakar baru beberapa gulungan saja. Kami sudah mencoba beberapa kali hal ini dan tidak pernah rusak kembali. 



Cara yang kami lakukan adalah sebagai berikut :

  • Sekitar bagian yang terbakar tetesi cairan thinner. Lakukan beberapa kali dengan tujuan agar gulungan yang nampak terbakar dapat diangkat dan dipisahkan dari gulungan lain yang masih bagus lapisan emailnya.
  • Bersihkan dengan hati-hati jika ada bekas lem yang kering, jangan sampai merusak email kawat lain yang masih.
  • Pisahkan atau angkat dengan hati bagian kawat email yang nampak rusak dari gulungan lainnya yang masih bagus dengan obeng jam minus kecil dengan hati-hati. Jangan sampai merusak email gulungan lain yang masih bagus. Kadang kawat email yang akan kita angkat putus, hal ini tidak masalah, karena dapat disambung kembali dengan kawat email tambahan.
  • Beri isolasi kawat-kawat yang emailnya mengelupas. Kami biasa gunakan isolasi dari paper (kertas).
  • Untuk mencegah kemungkinan ada kawat email lain disekitar gulungan yang terbakar yang mungkin sedikit rusak kecil, maka kami berikan lem alteco pada sekitar bekas gulungan kawat yang terbakar.
Mempunyai 2 buah def yoke rusak dengan tipe yang sama, jika masing-masing yang yang rusak hanya satu gulungan saja, maka ke dua def yoke ini dapat dioplos sehingga mendapatkan sebuah def yoke yang baik. Menyambung kembali secara parallel 2 kumparan def yoke akan menimbulkan masalah jika polaritas penyambungan salah. Untuk menghindari kesalahan penyambungan, maka pemasangan sebaiknya dilakukan satu demi satu.

  • Pasang (solder) salah satu kumparan dahulu pada konektor.
  • Kumparan ke dua pasang (solder) satu ujung kabelnya saja pada salah satu konektor
  • Hidupkan pesawat. Raster akan nampak tidak normal.
  • (Masih dalam kondisi TV hidup) Menggunakan tang jepit, ujung kabel kumparan kedua yang belum dipasang sambungkan ke konektor sehingga terpasang parallel dengan cara disentuhkan sementara sesaat saja.
  • Jika timbul api seperti orang mengelas, maka berarti polaritas kumparan kedua pemasangan terbalik. Jika polaritas sudah benar, maka raster akan hidup normal.


4.26 Dari pabrik umumnya kumparan def yoke sudah dituning dengan pas menggunakan pita magnet atau sejenisnya dengan dengan tabung gambar untuk menghasilkan purity dan konvergen yang baik. Mengganti def yoke dengan nomor part yang tidak sama kalau dilihat sekilas dari tampilan gambar mungkin tidak ada masalah. Tetapi kalau diteliti dengan seksama, ada kemungkinan menimbulkan problem seperti :

  • Horisontal size berubah, dapat dikoreksi dengan mengganti nilai kapasitor resonan.
  • Kalau perbedaan impedansi (ressistansi) antara yang orisinil dengan penggantinya jauh berbeda dapat menyebabkan transistor HOT panas dan rusak.
  • Purity sulit diadjust. Ada sedikit bagian yang flek
  • Dinamik konvergen sulit atau sama sekali tidak dapat diadjust. Teks akan terlihat tidak konvergen.
  • Dinamik konvergen sulit diadjust
  • Problem cacat "S". dapat dikoreksi dengan cara mencoba mengganti kapasitor "S"