Saturday, August 27, 2011

Pendar cahaya pagi hari
Akhiri peran Ramadahan tazkiyatun nafsi
Satu Syawal 1432 menghampiri
Bersama senyum berseri-seri
Rentangkan tangan
Sambut hari raya idul fitri

Wahai,
Sesama makhluk Allah ilahi Rabbi
Sudilah engkau mengampuni
Dosa-dosa kami
Yang telah mengotori
Hubungan kita selama ini
Tuk kembali lagi
Ke fitrah kita yang azali
Demi ampunan Allah Yang Maha Suci

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 HIJRIAH

MINAL AIDIN WAL FAIZIN
MOHON MA'AF LAHIR DAN BATIN

Monday, August 1, 2011

*••♥ MENCINTAI KEBAIKAN ♥••*

عَنْ النَّوَّاسِ بْنِ سِمْعَانَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ فَقَالَ الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ



Dari An-Nawwas bin Sam’an Al-Anshari berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah saw. Tentang kebaikan dan dosa, beliau menjawab, ‘kebaikan adalah akhlak yang baik. Adapun dosa sesuatu yang meresahkan dada dan engkau tidak suka orang-orang mengetahui hal itu.” (HR. Muslim)



Di dalam Islam, kebaikan sangat dianjurkan untuk diaplikasikan. Di saat yang sama, Islam melarang mendekati keburukan (dosa). Hadist di atas merupakan definisi sederhana yang dibeberkan Rasul saw. di depan sahabatnya tentang dua hal yang kontradiktif itu. Pada kesempatan lain, ketika salah seorang sahabat bernama Wabishah bertanya seputar hal yang sama, beliau menjawab dengan definisi yang berbeda.



يَا وَابِصَةُ اسْتَفْتِ قَلْبَكَ وَاسْتَفْتِ نَفْسَكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ وَإِنْ أَفْتَاكَ

النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ



Ya Wabishah, tanyakan hatimu (tiga kali)! Kebaikan adalah perkara yang membuat jiwamu tenang dan dosa adalah perkara yang membuat ragu dalam jiwa dan meresahkan dada, meskipun manusia berulang kali memberimu fatwa.” (HR. Imam Ahmad)



Definisi yang diberikan Nabi saw. sangat simpel. Cukup tanyakan pada hati tentang baik atau buruknya suatu perkara. Hati akan menjawab. Bila hal itu baik, perasaan puas, nyaman, dan tenang akan menyusup jauh ke dalam jiwa. Bila buruk, hati jadi gundah gulana dan nelangsa. Perasaan jadi tidak nyaman. Kemanapun legitimasi keburukan dicari, walaupun dengan pembenaran sekalipun, hati akan menolak. Itu dengan catatan hati itu belum mati, alias belum tertutup dari rahmat Allah. Sebab, hati yang mati respon dan respek pada keburukan akan sirna akibat terbiasa berbuat dosa..



*••♥ Seorang Muslim Harus Menjadi Orang Baik ♥••*



Islam mengajarkan pemeluknya mencintai kebaikan dengan gemar berbuat baik. Sebab, Allah itu maha baik dan hanya menerima segala hal yang bernilai kebaikan. Orang Islam dituntut menjadi orang baik. Bahkan, ia harus mendakwahkannya agar orang lain turut menjadi baik. Seorang muslim yang baik sendiri sama sekali tidak dibenarkan. Semakin banyak pecinta kebaikan, semakin aman dan tentram dunia.



Dalam Islam, kebaikan itu sekecil apapun sangat bernilai. Kita dilarang meremehkan kebaikan sekecil apapun itu. Di mata Allah, apapun yang bernilai baik diberi ganjaran berupa pahala. Sebagaimana perbuatan buruk sekecil apapun juga tercatat sebagai dosa.







لا تَحْقِرنَّ مِنَ المَعرُوفِ شَيئاً وَلَوْ أنْ تَلقَى أخَاكَ بِوَجْهٍ طَليقٍ

Janganlah meremehkan kebaikan itu sekecil apapun, walaupun engkau berwajah manis saat berjumpa saudaramu.” (HR. Muslim)



Mencintai kebaikan adalah fitrah manusia, termasuk penjahat sekalipun. Seorang penjahat sadar bahwa kejahatan itu buruk. Dia pribadi pasti menolak perbuatan itu di dalam hatinya. Ayah yang korup pasti tidak menginginkan anaknya seperti dia. Seorang ibu yang melacurkan diri, tidak berharap anak kandungnya bernasib sama. Mimpi pun mereka tidak berani. Orangtua boleh busuk dan bejat, tetapi anak jangan sampai demkian.



Menjadi pecinta kebaikan harus dibangun dengan membiasakan diri dengan hal-hal baik yang sifatnya sederhana, bahkan terkesan remeh. Contohnya mengucap salam, memungut sampah, menolong anak kecil, menuntun yang buta, memberi tumpangan, dan lain-lain. Seperti ungkapan ”Roma dibangun tidak dalam jangka waktu sehari”, menjadi pribadi baik pun tidak bisa instan alias butuh waktu dan proses.



Betapa banyak orang fakir mencela orang kaya, bukan karena kekikirannya bersedekah harta atau makanan, tetapi lebih karena kekikirannya dalam menebarkan keramahan dan akhlak yang baik. Betapa banyak orang fakir karena senyum seseorang, keramahannya, dan penghormatannya terhadap mereka, justru mereka tak segan-segan berdoa untuk orang yang baik itu agar Allah menurunkan rahmat dan berkah untuknya.



Kini banyak orang berambisi menjadi orang penting daripada berniat menjadi orang baik. Menjadi orang penting itu baik. Namun, menjadi orang baik itu jauh lebih penting. berambisi menjadi orang penting cenderung menganggap baik apapun atau menghalalkan segala cara. Itulah sebabnya kenapa orang-orang penting kebanyakan masuk neraka daripada masuk surga. Sebab, jarang sekali orang penting beramal kebaikan dengan niatan tulus. Yang ada semata-mata demi kepentingan tertentu.



Semua anggota badan kita berpotensi mengerjakan kebaikan. Artinya, kita oleh Allah telah diberi fasilitas untuk mendulang banyak pahala. Rasul saw. Bersabda:



عن أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ سُلَامَى مِنْ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيهِ الشَّمْسُ يَعْدِلُ بَيْنَ الِاثْنَيْنِ صَدَقَةٌ وَيُعِينُ الرَّجُلَ عَلَى دَابَّتِهِ فَيَحْمِلُ عَلَيْهَا أَوْ يَرْفَعُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ وَكُلُّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا إِلَى الصَّلَاةِ صَدَقَةٌ وَيُمِيطُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ



Artinya: Abu Hurairah ra. Berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan shadaqahnya setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah shadaqah. Menolong seorang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkatkan barang ke atas kendaraannya adalah sadaqah, kata-kata yang baik adalah shadaqah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah shadaqah, dan mengangkat suatu yang membahayakan di jalan adalah shadaqah.” (HR. Bukhari Muslim)



Kita perlu memotivasi diri agar kita tidak miskin kebaikan. Hari demi hari kita harus kaya akan kebaikan. Bila tidak itu adalah alamat merugi. Bahkan Utsman bin Affan ra berkata: “Barangsiapa yang hari demi hari tidak bertambah kebaikannya, maka ia adalah orang yang menjerumuskan dirinya ke dalam api neraka dengan sengaja.” (Lihat Untaian Hikmah Penggugah Jiwa 2 hal. 160) Kemujuran kita di akhirat kelak tergantung kepada iman dan investasi kebaikan kita di dunia.



Agama kita tidak meminta lebih dari kita. Yang diharapkan adalah bagaimana kita bisa mengoptimalkan apa yang ada sebaik mungkin dan semampu kita. Bagi yang kaya, perbanyak amal kebaikan. Bagi yang miskin, tidak ada kata menyerah. Pintu kebaikan masih banyak. Jangan berharap membangun gedung tinggi, bila rumah yang kecil saja kita tidak punya. Lakukan segala macam kebaikan itu dari yang kecil dan serealistis mungkin. Itu sudah lebih dari cukup.



Habib Ziadi, alumnus Isy Karima Jateng Dan An-Nu’aimy Jakarta [muslimdaily.net]

http://rmhdakwah.wordpress.com/2010/02/25/mencintai-kebaikan/

Thursday, July 21, 2011

ANDAI AKU MATI SEKARANG

♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥



Andai aku mati sekarang,

adakah yang merasa kehilangan atas diriku?,

adakah yang menangis pilu mengantarkan mayatku?,

adakah yang mendoakan aku setiap kali mereka mengenangku?,

adakah yang ziarah ke nisanku?,

aku ingin menangis rasanya bila harus memikirkan hal itu,

namun aku tak mau memikirkannya,

karna hal ini akan pasti terjadi padaku kelak.

Kini aku tak memiliki orang yang begitu tulus mencintaiku seperti keluargaku



Ya Allah… hamba tak mau merasakan apa-apa

hamba hanya ingin menyebut namamu saja sebagai pengganti aduan hamba.

Hamba kini ingin mengumpulkan amalan yang banyak untuk bekal hamba pulang ke dekapan kasih sayangmu



Ya Robb…

Hamba jadikan sabar sebagai penakluk semua kebencian dihati ini.

Hamba jadikan sedekah untuk menghancurkan kesombongan dan kekikiran hamba.

hehehHamba jadikan sholat hamba sebagai pelindung hari-hari hamba yang penuh dengan orang-orang yang benci atas kehadiran hamba.

Hamba jadikan doa sebagai penghibur hati, bahwa ada kekuatanMu yang sangat luar biasa, yang sanggup mengalahkan kerisauan dalam diri.

Hamba jadikan diam sebagai benteng diri, dari kata-kata penuh dosa, janji-janji penuh dusta.

Hamba sepenuhnya yakin, bila hamba tetap pada pendirian ini, pada kesabaran yang sudah semestinya.

Hamba akan mendapatkan kasih sayang yang luar biasa dariMu Ya Allah… dan

Hamba tak perlu lagi berputus asa dengan keadaan duniawi yang telah merenggut kelapangan dari hidup hamba ini.



Allah…

Hamba mohon berilah hamba kesabaran yang tak habis-habisnya

Hamba mohon ampunkanlah segala dosa

Hamba mohon berilah hamba kekuatan untuk mengahadapi kenyataan yang tak selalu menyenangkan ini

Hamba mohon jagalah hamba dari pengaruh hati yang menggebu

Hamba mohon terimalah segala amalan hamba yang jauh dari sempurna



Hanya untuk meraih kasih sayangMU dan ridhaMU

Hamba beramal



♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Free Flash Banners Menus Buttons Maker

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”



Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”

Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”

Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.

Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”



Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.



Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”

Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?” Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

“Siapa yang memaksamu?” tanya Rasulullah

Iblis menjawab :"Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:

“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawablah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”

“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.(Orang Yang Dibenci Iblis)

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”

“Siapa selanjutnya?”

“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

“lalu siapa lagi?”

“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”

“Lalu siapa lagi?”

“Orang yang selalu bersuci (berwudhui.”

“Siapa lagi?”

“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.”

“Apa tanda kesabarannya?”

“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala

orang -orang yang sabar.”

” Selanjutnya apa?”

“Orang kaya yang bersyukur.”

“Apa tanda kesyukurannya?”

“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”

“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”

“Umar bin Khattab?”

“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”

“Usman bin Affan?”

“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”

“Ali bin Abi Thalib?”

“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT) Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis

“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”

“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”

“Kenapa?”

“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

“Jika seorang umatku berpuasa?”

“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

“Jika ia berhaji?”

“Aku seperti orang gila.”

“Jika ia membaca al-Quran?”

“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”

“Jika ia bersedekah?”

“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”

“Mengapa bisa begitu?”

“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”

“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”

“Suara kuda perang di jalan Allah.”

“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”

“Taubat orang yang bertaubat.”

“Apa yang dapat membakar hatimu?”

“Istighfar di waktu siang dan malam.”

“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”

“Sedekah yang diam – diam.”

“Apa yang dapat menusuk matamu?”

“Shalat fajar.”

“Apa yang dapat memukul kepalamu?”

“Shalat berjamaah.”

“Apa yang paling mengganggumu?”

“Majelis para ulama.”

“Bagaimana cara makanmu?”

“Dengan tangan kiri dan jariku.”

“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”

“Di bawah kuku manusia.”



Manusia Yang Menjadi Teman Iblis

Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”

“Pemakan riba.”

“Siapa sahabatmu?”

“Pezina.” “Siapa teman tidurmu?”

“Pemabuk.”

“Siapa tamumu?”

“Pencuri.”

“Siapa utusanmu?”

“Tukang sihir.”

“Apa yang membuatmu gembira?”

“Bersumpah dengan cerai.”

“Siapa kekasihmu?”

“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”

“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”

“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”



Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas

Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.” Iblis segera menimpali: “Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”

“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”

“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. " "Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunan, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. "

"Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”



Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya

“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan. Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid. Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah. Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus. Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus. Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.” Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya. “Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka. Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa. Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”



Cara Iblis Menggoda

“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku? Akulah mahluk pertama yang berdusta. Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku. Tahukah kau Muhammad? Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya. Sumpah dusta adalah kegemaranku. Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku. Kesaksian palsu kegembiraanku. Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.



Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia menundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat itu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’ Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.

Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras. jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam. Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai. Jika ia berhasil mengalahkanku,

aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika menguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia. Dan iapun semakin taat padaku. Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’ Ia pun mati dalam kekafiran.

Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan. Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu. Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”



10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT

“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam”

“Apa saja?”

“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.” Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)

“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan. Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.” Allah berfirman, “Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).



“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku. Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.” Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!! Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara. Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”



Rasulullah SAW lalu membaca ayat : “Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119) juga membaca, “Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38) Iblis lalu berkata: “Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”



Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan. Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman.



Semoga bermanfaat.