Matahari sesungguhnya selalu hadir dan ada,
Dan setiap orang terhangati olehnya.
Meskipun begitu, karena matahari tidak selamanya terlihat,
Manusia tidak mengengetahui bahwa kehangatan dan kehidupan berasal darinya.

Sabtu, 09 Agustus 2014

Awas Sindrom Patah Hati!


Awas Sindrom Patah Hati! Citacinta
Begitu kata putus keluar dari mulut si dia, jantung kita langsung berdenyut kencang, bahkan rasanya ingin meledak. Menurut Dr. Ilan Wittstein, kardiologis dari Johns Hopkins University School of Medicine, kondisi ini dinamakan sindrom patah hati dan sangat memengaruhi kesehatan. Sebab, patah hati membuat emosi jadi nggak stabil yang menyebabkan jantung memompa oksigen lebih cepat sehingga dada terasa nyeri. 

Btw, selain memengaruhi cara kerja jantung, patah hati terlalu lama juga mengganggu beberapa cara kerja bagian tubuh kita lainnya. Di antaranya, nih. 

Perut
Sinyal stres dari otak akan mengalir ke sistem pencernaan sehingga pencernaan bekerja lebih pelan. Akibatnya kita kehilangan selera makan yang membuat lambung nyeri. 




Kulit

Perasaan tertekan membuat produksi hormon dan sebum (minyak yang ada di kelenjar kulit) tidak seimbang. Akibatnya minyak akan menyumbat pori-pori kulit sehingga menimbulkan jerawat dan kulit kusam. Bahkan kulit jadi gatal jika banyak bakteri di sekitar kita (akibat polusi dan debu). 

Mulut kering
Kurangnya asupan akibat nafsu makan yang berkurang membuat produksi saliva di mulut berkurang. Mulut pun terasa kering dan mudah dijangkiti bakteri. Jangan heran jika rongga mulut jadi berbau tak sedap. 

Imunitas menurun
Jantung yang bekerja terlalu cepat membuat sirkulasi darah dan oksigen terhambat. Akibatnya otot tubuh dan sistem kekebalannya mehanan infeksi melemah. Terbuti, kan, tubuh kita mudah terserang flu atau radang tenggorokan saat patah hati. (SM/Foto:Fotosearch)