Matahari sesungguhnya selalu hadir dan ada,
Dan setiap orang terhangati olehnya.
Meskipun begitu, karena matahari tidak selamanya terlihat,
Manusia tidak mengengetahui bahwa kehangatan dan kehidupan berasal darinya.

Selasa, 28 Mei 2013

Laporan Praktikum IPA Modul 9.1.2.Jenis Batuan


2. Kegiatan Praktikum : Batuan
    A. Jenis Batuan
Tabel 9.2.
Klasifikasi Batuan
No
Jenis Batuan
Masssa (kg)
Volume (m3)
Masa Jenis (kg/m3)
1
Batu apung
0,028
0,10
0,28
2
Granit
0,11
0,23
0,48
3
Konglomerat
0,32
0,25
1,28
4
Batu gamping
0,95
0,15
9,63
5
Breksi
0,30
0,4
0,73

Jawaban Pertanyaan
1.       Jenis-Jenis Batuan
a.      Batuan beku                : batu apung, granit, obsidian, basal
b.      Batuan sedimen          : konglomerat, batu gamping, breksi, batu pasir, batu serpih
c.      Batuan metamorf        : batu pualam, batu sabak
2.       Ciri-ciri dari jenis batuan
*     Batu apung                 : warna keabu-abuan, berpori-pori, bergelembung, ringan, terjadi di air.
*      Granit                         : terdiri atas kristal-kristal kasar, warna putih sampai abu-abu
                                            kadang jingga.
*      Obsidian                     : hitam seperti kaca, tidak ada kristal
*     Basal                           : terdiri atas kristal-kristal kecil, berwarna hijau keabu-abuan dan berlubang-lubang.
       - Batuan sedimen
*  Konglomerat               : material kerikil-kerikil bulat, batu-batu dan pasir yang
                                               melekat satu sama lain.
*  Batu gamping (kapur) : agak lemah, warna putih keabu-abuan, membentuk gas
                                               karbondioksida (CO2) bila ditetesi asam.
*  Fibreksi                       : gabungan pecahan-pecahan yang berasal dari letusan
                                               gunung berapi, butirannya kasar dan bersudut-sudut tajam.
*  Batu pasir                   : jelas terlihat tersusun dari butir-butir pasir warna abu-abu,
                                               kuning, merah.
*  Batu serpih                 : lunak, baunya seperti tanah liat, butir-butir batuan halus,
                                               warna hijau, hitam, kuning, merah, abu-abu.
       - Batuan Metamorf
* Batu pualam                 : campuran warna yang berbeda-beda dapat menyerupai pita-pita warna, kristal-kristalnya sedang sampai kasar, bila ditetesi asam mengeluarkan bunyi mendesis.
*   Batu sabak                 : warnanya abu-abu kehijauan dan hitam, dapat dibelah-belah
                                         menjadi lempeng-lempeng kecil.
3.       Suatu batuan dapat berubah menjadi jenis batuan yang lain karena ada proses metamorfisme yaitu berubahnya satu jenis batuan menjadi batuan lain karena pengaruh panas/temperatur tinggi, tekanan besar, dan perubahan kimia.