Matahari sesungguhnya selalu hadir dan ada,
Dan setiap orang terhangati olehnya.
Meskipun begitu, karena matahari tidak selamanya terlihat,
Manusia tidak mengengetahui bahwa kehangatan dan kehidupan berasal darinya.

Senin, 25 Juni 2012

Wayang Kulit Media Komunikasi Tradisional



Wayang merupakan salah satu media tradisional yang kaya akan kearifan lokal. Wayang kulit/purwa bukan lagi monopoli masyarakat Jawa, namun telah diakui dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahkan mendunia. Wayang ini dilegalkan menjadi warisan budaya dunia tahun 2008 oleh UNESCO.
Wayang biasa digunakan oleh para wali untuk menyebarkan agama Islam di Jawa. Wayang ini merupakan instrumen yang menautkan pertalian budaya lama dan baru oleh. Wali yang terkenal menggunakan wayang sebagai media dakwah adalah salah satu dari Wali Songo, Sunan Kali Jaga.

Mengapa wayang mampu mendunia? Sebab  wayang memiliki seluruh karakter-karakter manusia. Ia merupakan personifikasi dari karekter manusia. Wayang bagian kanan dalang merupakan sebuah pesan non verbal atas representasi wayang-wayang bersifat baik, dan sebaliknya.
Wayang memiliki muatan filosofis yang mendalam, bukan hanya filosofi dari sebagian agama saja, sebagian etnis saja, dan semacamnya. Meliankan, wayang mampu menyelipkan berbagai pesan, sperti pembangunan, dan lain-lain seacara persuasive untuk menjamah hampir seluruh lapisan masyarakat.
Wayang dewasa ini dipentaskan dengan sangat interaktif; dalang tidak hanya mementaskan wayang saja, namun dalang juga berinteraksi dengan sinden, pemain gamelan, bahkan penonton.
Tokoh dalam pewayangangan yang terkenal (sebagai personifikasi manusia) di antaranya, seperti Hanoman; senang menolong, Krisna; ahli hikmah, dan Semar; sederhana/bersahaja. Dalam pementasan wayang, baik dan buruk ditonjolkan, dengan demikian masyarakat dapat memilih untuk hidupnya, baikkah atau burukkah ?
Pesan persuasif pada pewayangan; memunculkan minat; kemudian untuk mengambil keputusan. Bukan koersif/memaksa. Pesan persuasif dalam pewayangan ini sungguh sangat kompatibel sebagai komunikasi penunjang pembangunan.Selanjutnya, dalam pewayangan, yang diutamakan adalah pesan. Pesan yang dikemas tanpa adanya ketimpangan pribadi, menarik, persuasif, dapat diresapi, penuh simpati dan empati.
Selain itu, wayang merupakan sepuluh besar (top ten) warisan budaya dunia. Dan kemudian setelah dikonteskan wayang menjadi warisan budaya No 1 Dunia, sebab seluruh etos kehidupan yang terkandung dalam wayang yang berfungsi sebagai penanaman nilai-nilai yang berguna bagi kehidupan